Home / Kabar Desa

Jumat, 1 Oktober 2021 - 16:23 WIB

Akhir 2021, Semua Desa di Lebak Miliki Peta

#Dian Purnama Putra - Penulis

TVDesa-Lebak | Pemetaan dua desa di Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, seperti dilansir dari Antara, dipastikan rampung sampai Desember mendatang.

“Pemetaan tapal batas antardesa terealisasi sekitar 98 persen atau 338 dari 340 desa sudah dilakukan pemetaan di Lebak,” kata Kepala Bagian Pemerintaham Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lebak Jarkasih Jumat, 1 Oktober 2021.

Pemetaan antardesa difasilitasi Badan Informasi Geospasial (BIG) dengan biaya Rp 13 miliar. Pemerintah daerah sangat terbantu oleh kegiatan ini. Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mentargetkan tahun 2021 semua desa memiliki peta untuk mempercepat pembangunan di tingkat desa maupun kelurahan.

“Kami optimistis semua desa sudah memiliki peta desa dan di Banten hanya Lebak dan Serang,” ujar Jarkasih.

Pemetaan antardesa, menurut Jarkasih, mendukung percepatan pembangunan di tingkat desa, sebab peta desa akan menjadi acuan perencanaan pembangunan. Peta desa sangat penting dan dibutuhkan dalam perencanaan pembangunan desa dan kawasan pedesaan adalah tersedianya informasi geospasial.

Baca Juga |  Kediaman Warga di Gurun Panjang Dapatkan Kunjungan Dinkes Pessel

Penetapan dan penegasan batas desa maupun kelurahan dijadikan penetapan batas daerah, dan menjadi awal pembangunan Indonesia. Peta desa dapat mengatasi konflik, karena sudah memiliki legalitas hukum yang kuat. Peta desa dapat membedakan untuk menerima jumlah besaran dana desa. Desa tidak memiliki peta desa akan kehilangan dana desa sekitar 20 persen.

“Kami berharap dengan adanya peta desa itu dapat menerima anggaran berdasarkan besaran luas wilayah dan jumlah penduduk,” harap Jarkasih.

Kepala Sub Bagian Kewilayahan dan Pemerintahan Kabupaten Lebak, Ahmad Saepul Husni mengatakan, penetapan dan penegasan desa harus memiliki peta desa sesuai Permendagri Nomor 45 Tahun 2016. Peta desa memiliki kekuatan hukum untuk dijadikan dasar perencanaan pembangunan berdasarkan peta Geospasial yang sudah dibagikan.

Baca Juga |  Pembangunan Kotim Harus Dimulai dari Desa

Pihaknya langsung terjun ke desa-desa untuk melakukan validasi tapal batas desa hingga menyelesaikan jika terjadi konflik di tapal perbatasan desa. Beberapa konflik antar batas desa bisa diselesaikan sehingga dapat dilakukan pemetaan desa setempat.

“Tahun ini Lebak sudah bisa mencetak peta desa untuk menunjang percepatan pembangunan,” kata Saepul.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 68 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Desa

Warga Dusun Gading Desa Pandanwangi Kecamatan Diwek Jombang Adakan Kirab Gunungan Hasil Bumi Keliling Kampung Untuk Memeriahkan Sedekah Dusun

Kabar Desa

Kenduri Swarnabhumi: Ratusan Ibu di Batanghari Lestarikan Kuliner Tradisional Berengkes Ikan

Kabar Desa

Kembangkan Potensi Desa Cermee, Mahasiswa KKN UNEJ Dirikan Klinik UMKM

Kabar Desa

Kampung Pengawasan Partisipatif Desa Mekarjaya Pilih Kentongan Jadi Ikon

Kabar Desa

Desa Telaga Itar Berikan Beasiswa, Bangkitkan Semangat Belajar 45 Siswa Berprestasi!

Kabar Desa

Desa Wisata Golo Loni Raih Prestasi Nasional, Terhambat Jaringan Internet

Kabar Desa

Petani Jayaputra Beroleh Bantuan Pompa Air, Musim Kemarau Tak Lagi Jadi Kendala

Kabar Desa

Warga Dusun Bunut Bersorak Bahagia, Sumur Bor 110 Meter Atasi Krisis Air Bersih