Home / Kabar Daerah

Minggu, 26 September 2021 - 21:35 WIB

PPKM Berulang Kota Ambon, Pengamat: Pemkot Mesti Bersikap Bijak

001 Syafridhani - Penulis

TV Desa – Ambon : Beberapa kali perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), aktifitas pedagang kuliner malam di Kota Ambon masih dibatasi jam operasionalnya.

Meski sejumlah kelonggaran telah diberikan bagi pelaku usaha hingga pukul 23.00 WIT, menurut La Suriadi itu belumlah cukup, terutama bagi pedagang yang beroperasi di waktu malam hingga menjelang pagi.

Menurut Pimpinan Badan Koordinator Masyarakat Maluku – Sulawesi Tenggara (BKMM-Sultra) Maluku ini, kesempatan berdagang bagi sebagian pedagang kuliner hanya diperoleh pada waktu malam hari hingga menjelang pagi. Hal ini karena lokasi berdagang dipakai pemilik tempat pada waktu pagi hingga menjelang malam.

• Drs. La Suriadi – Pimpinan Badan Koordinator Masyarakat Maluku – Sulawesi Tenggara ( BKMM-SULTRA) Maluku. 

“Jangan lagi kita menciptakan kebijakan-kebijakan baru yang tidak bermanfaat, yang mudharatnya lebih besar daripada manfaatnya. Kembali kepada strategi yang lalu, dimana aktifitas pengusaha tetap dengan jam yang sudah ditetapkan sebelum PPKM Mikro ini, tetapi dengan menaati prokes,” Ujar La Suriadi.

Baca Juga |  Kampung Bratayudha Raih Penghargaan Vaksin

Lebih lanjut La Suriadi mengatakan bahwa strategi dan kebijakan yang sudah diambil pemerintah untuk pencegahan dan meminimalisir dampak Covid-19 ini pada waktu lampau itu sudah sangat tepat, karena hasilnya efektif.

• Kawasan Pedagang Kuliner Malam di Kota Ambon.

Menurut La Suriadi, yang harus diperhatikan adalah pengetatan Prokes itu sendiri. Menurutnya, gelaran vaksinasi massal justru melanggar Protokol Kesehatan, dimana ribuan orang berdesakan dalam antrian panjang. Tidak ada lagi pembatasan jarak, cuci tangan, bahkan sebagian calon penerima vaksin tidak menggunakan masker.

Pantauan TV Desa di Pantai Losari Ambon pukul 23:00 WIT, Minggu (26/09/21) para pedagang kuliner menurunkan tenda-tenda dan mengemasi barang dagangan mereka, sambil diawasi Satgas Covid-19 Kelurahan, Kecamatan Sirimau dan Kota Ambon, Satgas Raja dan Kepala Desa, didampingi Satpol PP Kota dan Aparat Keamanan.

Baca Juga |  Lampung Juarai 3 Kategori Lomba TTG Nusantara XXIII Tahun 2022
• Pedagang kuliner malam sedang membereskan lapaknya.

Menurut Ketua koordinator Kecamatan Sirimau, Yopi Selano, saat ini Satgas hanya memberikan himbauan untuk tetap menaati prokes kepada para pengunjung.

Koordinator Kecamatan Sirimau, Yopi Selano mengingatkan pedagang lewat pengeras suara. 

Dirinya berharap para pedagang kuliner malam, toko, pasar dan pedagang kaki lima ikut berpartisipasi agar status Kota Ambon dapat kembali ke Zona Hijau.(*)

Berita ini 95 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Iven Pacu Kuda Payakumbuh Lebaran Cup 2024 yang Digelar Gratis Saat Momen Idul Fithri*

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Pantau Posko Terpadu Lebaran di Lima Puluh Kota, Alat Berat Standby di Beberapa Titik

Kabar Daerah

HJK ke-183, Gubernur Mahyeldi Yakin Lima Puluh Kota Bisa Jadi Pusat Perekonomian di Utara Sumbar

Kabar Daerah

Kepala BNPB Imbau Masyarakat Tetap Waspada saat Arus Balik Lebaran 2024

Kabar Daerah

Kawasan Aia Angek Aman Dilalui Setelah Sedimen Tuntas Dibersihkan*

Kabar Daerah

Shalat Id Bersama Warga, Gubernur & Wagub Sumbar, Ucapkan Selamat Lebaran

Kabar Daerah

Gubernur, Kapolda, dan Forkopimda Sumbar Pantau Pos Pengamanan Idul Fithri

Kabar Daerah

Open House Gubernur Sumbar Terbuka untuk Umum, Masyarakat Silahkan Datang*