Home / Kabar Daerah

Rabu, 6 Oktober 2021 - 13:41 WIB

Banjir Kepung Tiga Kecamatan di Paser, Sebanyak 450 Jiwa Mengungsi

Olivia Maharani - Penulis

TV Desa – Kalimantan Timur : Curah hujan dengan intensitas tinggi memicu Sungai Kandilo dan Sungai Sakerau meluap dan tidak mampu menahan debit air, sehingga menyebabkan banjir di wilayah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Senin (4/10).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser melaporkan, selain luapan dua sungai tersebut, banjir juga disebabkan oleh adanya air kiriman dari wilayah hulu sungai dan minimnya daerah resapan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kandilo dan Sungai Sakeau.

Data sementara yang dihimpun, banjir telah berdampak kepada 152 KK/717 jiwa yang tinggal di tiga kecamatan, masing-masing Kecamatan Long Ikis, Kecamatan Muara Komam dan Kecamatan Batu Sopang. Kurang lebih sebanyak 450 jiwa terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabat masing-masing.

Sementara itu, kerugian materil hingga saat ini tercatat ada 230 unit rumah terendam banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) 100-150 meter, satu unit rumah rusak berat, akses jalan terputus dan beberapa fasilitas umum dan pendidikan juga terdampak banjir.

Baca Juga |  Kejar Target Vaksin Anggota Kodim 1628 /Sumbawa Barat Semangat Laksanakan Pendampingan

BPBD Kabupaten Paser telah melakukan kaji cepat dan koordinasi bersama instansi terkait guna percepatan penanganan banjir di Kabupaten Paser.

Beberapa posko bantuan dan koordinasi telah didirikan untuk memudahkan penanggulangan bencana yang dipicu oleh faktor cuaca tersebut.

Bantuan logistik, kebutuhan dasar dan air bersih juga telah didistribusikan oleh BPBD Kabupaten Paser, termasuk evakuasi warga ke lokasi yang lebih aman.

Kondisi mutakhir yang dilaporkan tim BPBD Kabupaten Paser, debit air di Kecamatan Muara Komam terpantau mengalami kenaikan, namun di Kecamatan Long Ikiss sudah mulai surut.

Baca Juga |  Gubernur Kalbar: Karang Taruna Ambil Bagian Bangun Desa

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan informasi prakiraan cuaca yang menyebutkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Provinsi Kalimantan Timur hingga Senin (11/10), menyusul adanya bibit siklon tropis yang tumbuh di belahan bumi utara.

Atas dasar informasi prakiraan cuaca dari BMKG tersebut, maka Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta kepada pemerintah daerah agar dapat membuat kebijakan yang dianggap perlu dalam kaitan mitigasi bencana dan peningkatan kapasitas masyarakat. Di samping itu, masyarakat diharapkan tidak panik dan dapat mengakses informasi prakiraan cuaca dari BMKG serta memonitor kajian risiko bencana melalui InaRisk BNPB

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 29 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Beri Tausiyah Subuh di Masjid Baiturrahmah Agam, Mahyeldi Ingatkan Orang Tua Jangan Tinggalkan Generasi Lemah

Kabar Daerah

Bawaslu Bone Bolango ; Forum Warga Wadah Pengawasan Partisipatif Masyarakat dalam Pemilukada Serentak 2024

Kabar Daerah

10 Desa Wisata Terbaik Labuan Bajo Ikuti Pelatihan Beti Dewi

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Hadiri Pelantikan Rektor Baru Universitas Metamedia*

Kabar Daerah

Terhambat Geografis dan Keamanan, Dana Desa Tahap I di Tolikara Tetap Sukses Mengalir

Kabar Daerah

Bantuan Pembangunan Saluran Pembuangan 1500 Meter Senangkan Petani Dusun Karanganyar

Kabar Daerah

Para Artis Ini Bawa Semangat Baru bagi Desa-Desa di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Kabar Daerah

UMKM Desa Plosokerep Naik Kelas dengan Digital Marketing dan Marketplace