Home / Kabar Desa

Rabu, 18 Agustus 2021 - 01:38 WIB

Dani Mustofa : Refleksi Hari Kemerdekaan, Gotong Royong Adalah “Koentji”

Deswantara - Penulis

TV Desa – Way Kanan : Bangsa Indonesia memang unik dan kaya dengan keberagaman. Kalau ditanya Indonesia itu apa? Saya akan jawab Indonesia adalah Negara yang memiliki 17.491 pulau, 2.500 bahasa daerah, 1.340 suku bangsa, dan berbagai Agama.

Meski dengan latar belakang yang begitu beragam, semua hidup rukun dan damai berdampingan, itulah Indonesia. Maka kita patut bersyukur dilahirkan dibumi Indonesia ini. Ada satu budaya yang sangat melekat dimasyarakat Indonesia yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia yaitu budaya “gotong royong”, kalau dalam bahasa kekinian kita bisa sebut dengan istilah Kolaborasi. Bangsa Indonesia didirikan dengan semangat “gotong royong”, Negara kita bisa merdeka berkat “gotong royong”, para pendahulu kita bersatu melawan penjajah, Tanpa adanya “gotong royong” dan persatuan yang kuat mustahil bangsa ini akan merdeka.

Maka dihari Kemerdekaan ini, kita kembali diingatkan bahwa bangsa ini dibangun dengan semangat “gotong royong”, Oleh karena semangat “gotong royong” ini harus menjadi budaya dan dilestarikan dalam membangun Kampung, membangun Indonesia pada umumnya. Membangun Indonesia, bukan sekedar tugas Presiden, bukan hanya tugas para Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota saja, tetapi Camat, Kades/Lurah, Aparat Kampung, RT, kita individu sebagai warga negara Indonesia juga bertanggung jawab membangun Indonesia dengan semangat “gotong royong”.

Baca Juga |  Kades Srijaya Pantau Langsung Bantuan Pemerintah Pusat

Membangun Desa, berarti membangun Indonesia, karena Desa tempat kita tinggal ini adalah bagian dari Indonesia. Maka jangan berkecil hati untuk para aparat Kampung/Desa, Kepala Kampung, hingga RT, apa yang kita lakukan untuk Kampung dan warga kita adalah bentuk bagian dari membangun Indonesia. “Gotong royong” adalah budaya kita yang harus kita jaga, sesuatu yang sulit bisa mudah dengan “gotong royong”, yang tidak mungkin menjadi mungkin, yang rumit bisa sederhana itulah “gotong royong”. Inilah modal sosial yang menjadi pondasi kokoh bangsa ini, “gotong royong” menjadi alat pemersatu dan saling membantu.

Hari ini bangsa kita sedang mengalami situasi yang sulit, kita sedang berjuang melawan Virus-19 yang semakin menggila. Hari ini kita sedang berlomba untuk bertahan hidup, maka untuk keluar dari situasi ini kita harus bersatu dan “bergotong royong” saling membantu melawan Virus Covid-19. Jangan abai dengan Protokol Kesehatan, setiap kita punya tanggung jawab menjaga diri kita, saudara kita dan tetangga kita dari sasaran atas terpaparnya Virus Covid-19, jangan sampai akibat kelalaian kita orang lain yang menjadi korban. Dihari Kemerdekaan ini, marilah kita berdoa kepada sang pencipta, semoga bangsa kita bisa berhasil berjuang melawan Virus Covid-19. Sehingga kita bisa Merdeka, bebas dari Penjajahan Virus Covid-19 ini, “tutupnya (dani mustofa, red)… ***

Berita ini 82 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

PLN berhasil alirkan listrik ke Desa Ngancar di Mabar

Kabar Daerah

Pemkab Biak dukung penggunaan dana desa cegah stunting anak

Kabar Desa

Seorang Perangkat Desa di Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang sukses usaha Bakso Prasmanan

Kabar Desa

Bappenas Bersama Kementerian/Lembaga Segera Luncurkan Indeks Desa

Kabar Desa

Kades Segarajaya Gelar Open House Idul Fitri 1445 H

Kabar Desa

Menolak Punah, Warga Desa Adobala Rawat Tradisi Gemohing

Kabar Desa

Jalan Hotmix Desa Rampung, Warga Karangsewu Sujud Syukur

Kabar Desa

Pawai Obor Meriahkan Malam Takbiran Desa Sumber Rejeki