Home / Kabar Desa

Jumat, 15 Desember 2023 - 21:06 WIB

Desa Bandung di Pandeglang, Jadi Desa Digital Kedua di Banten

#Dian Purnama Putra - Penulis

Sejumlah pelaku UMKM di Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Pandeglang sudah menerapakan pembayaran non tunai melalui layanan QRIS. (Image courtesy: RRI)

Sejumlah pelaku UMKM di Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Pandeglang sudah menerapakan pembayaran non tunai melalui layanan QRIS. (Image courtesy: RRI)

TVDesa – Pandeglang : Desa Bandung di Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, telah ditetapkan sebagai Desa Digital kedua di wilayah tersebut, menyusul Desa Kertasana di Kecamatan Pagelaran yang diresmikan pada tahun 2022. Penetapan ini didasarkan pada keberhasilan Desa Bandung dalam mengadopsi transaksi keuangan digital untuk berbagai kegiatan desa.

Kepala Desa Bandung, Wahyu Kusnadiharja, menjelaskan bahwa digitalisasi telah diterapkan dalam berbagai aspek keuangan desa, termasuk penggajian pegawai, pemberian bantuan sosial, dan transaksi di toko-toko lokal. “Kami telah menerapkan pola digital secara menyeluruh, termasuk di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang sudah menggunakan QRIS, dan objek wisata Dewi Sinyonya juga sudah menerapkan QRIS,” ujar Wahyu pada Jumat (15/12/2023).

Lebih lanjut, Wahyu menerangkan bahwa digitalisasi tak hanya diterapkan dalam transaksi keuangan, tetapi juga dalam aspek lain seperti reservasi online untuk wisata dan kemudahan bersedekah di masjid. “Enam masjid di Desa Bandung kini menyediakan barcode bagi jemaah yang ingin bersedekah,” tambahnya.

Baca Juga |  Menuju Desa Digital: Temanggung Kembangkan SPBE Berjenjang

Penerapan digitalisasi di Desa Bandung mendapat apresiasi dari Asisten Daerah Bidang Perekonomian Kabupaten Pandeglang, Nuriah. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya akan mendorong perbankan lain untuk bermitra dengan desa dalam memperkuat ekosistem keuangan digital. “Saat ini, baru Bank bjb yang menjalin kerja sama dengan desa,” ungkap Nuriah.

Nuriah meyakini bahwa digitalisasi desa dapat meningkatkan perekonomian lokal dengan memberikan kemudahan dan pilihan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan. “Di sini, kita padukan berbagai aspek, termasuk perekonomian dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nuriah menuturkan bahwa fokus selanjutnya adalah menerapkan Desa Digital di 17 desa wisata yang telah ditetapkan. “Kita tidak muluk-muluk ingin menjangkau seluruh 339 desa dan kelurahan, tetapi minimal 17 Desa Wisata ini akan kita garap,” terangnya.

Baca Juga |  Pemerintah Desa Suro Baru, Lakukan Penjaringan Perangkat Desa

Langkah Maju Menuju Era Digital

Penetapan Desa Bandung sebagai Desa Digital merupakan langkah maju dalam upaya meningkatkan inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di pedesaan. Dengan mengadopsi teknologi digital, desa-desa di Indonesia dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan, membuka peluang baru bagi usaha kecil dan menengah, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 1 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Desa

Desa Wisata Golo Loni Raih Prestasi Nasional, Terhambat Jaringan Internet

Kabar Desa

Petani Jayaputra Beroleh Bantuan Pompa Air, Musim Kemarau Tak Lagi Jadi Kendala

Kabar Desa

Warga Dusun Bunut Bersorak Bahagia, Sumur Bor 110 Meter Atasi Krisis Air Bersih

Kabar Desa

Karang Taruna Bonto Cinde Gelar Latihan Kajian Kontemporer Pengkaderan untuk Tingkatkan Kapasitas Pemuda

Kabar Desa

Lebih Dekat dengan Warga, Babinsa Palmatak Lakukan Komsos dan Gotong Royong

Kabar Desa

Jelang HUT RI ke-79 di Patalassang: Panitia Siapkan Sejumlah Perlombaan Seru!

Kabar Desa

Festival Bubur Suro: Paduan Budaya, Kuliner, dan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Bandung

Kabar Desa

Tanam 1.000 Pohon di Desa Karangligar, Upaya Mahasiswa UBP Karawang untuk Cegah Banjir