Home / Kabar Pusat

Senin, 20 Mei 2024 - 10:50 WIB

Desa dengan Air Bersih Didorong Jadi Kesepakatan Global dalam WWF Bali

Yasmin Adrena - Penulis

TVDesa – Jakarta : Empat point usulan Indonesia didorong untuk disepakati menjadi Ministerial Declaration dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Nusa Dua, Badung, Bali pada 18-25 Mei 2024.

Dalam mewujudkan empat poin ini, SDGs Desa ke-6 yaitu Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi memiliki andil besar.

Empat poin tersebut adalah penetapan World Lake Day (Hari Danah Sedunia) karena danau merupakan salah satu sumber air beku, energi, dan pengendali banjir.

Poin kedua yakni Center of Excellence on Water and Climate Resilience melalui concept note yang fokus pada aspek kerja sama riset dan pertukaran data.

Poin ketiga adalah mendorong penguatan kapasitas pulau terluar dalam memproduksi air bersih.

Dalam poin ketiga tersebut berkaitan erat dengan tujuan yang selama ini berusaha untuk direalisasikan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar untuk setiap desa memiliki air layak dan bersih.

Baca Juga |  BUM Desa Diminta Bayar Rp30juta/Tahun, Gus Halim Minta Keringanan PT KAI

Lebih dari itu, sangat penting kondisi yang bebas dari risiko penyakit akibat lingkungan yang kotor.

Menteri yang akrab disapa Gus Halim berupaya untuk mewujudkan desa dengan air bersih dan layak yang selama ini banyak dikeluhkan warga desa.

Di antaranya adalah melalui Desanesha, aplilasi besutan LPPM ITB untuk dapat menghubungkan secara langsung konsultasi warga dan kepala desa di seluruh Indonesia dengan para pakar ITB. Dengan Desanesha dibahas permasalahan yang dihadapi, termasuk tentang air bersih.

“Banyak sekali keluhan air desa-desa kepulauan. Makanya kita coba tahun depan khusus yang desa kepulauan,” papar Gus Halim.

Poin terakhir dari usulan Indonesia pada KTT WWF ke-10 yaitu pencatatan daftar proyek air sebagai Compendium of Concrete Deliverables and Actions yang bersifat inklusif namun sukarela.

Baca Juga |  Gus Halim : Inovasi Kader Digital Bakal Percepat Pembangunan Desa

KTT WWF diawali dengan jamuan santap malam yang dihadiri Presiden Joko Widodo didampingi Gus Halim dan Menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya.

Sementara itu, tamu dari kenegaraan yang hadir di antaranya adalah Presiden World Water Council Loic Fauchon, Wakil Perdana Menteri (PM) Papua Nugini John Rosso, Utusan Khusus Belanda Meike van Ginneken, serta Presiden Majelis Umum PBB Dennis Francis.

Selanjutnya Utusan Khusus Prancis Barbara Pompili, Utusan Khusus Persatuan Emirat Arab Suhail Mohamed Al Mazroui, Wakil PM Malaysia Dato Sri Haji Fadillah Bin Haji Yusof, Utusan Khusus yang juga Presiden Hungaria 2012-2022 János Áder, PM Tajikistan Qohir Rasulzoda, Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe, dan Presiden Fiji Ratu Wiliame Maivalili Katonivere.

Kemendes PDTT

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Desa Likwatang Gelar Turnamen Sepak Bola U-23 “Likwatang CUP”

Kabar Pusat

Dua Desa Wisata Indonesia Mendunia: Bangkitkan Kebanggaan dan Peluang Baru

Kabar Pusat

Gandeng FKUB Malut, Kemendes PDTT Berdayakan Desa Inklusif di Malut

Kabar Pusat

Desa Antikorupsi: Membangun Peradaban Berintegritas dari Pelosok Nusantara

Kabar Pusat

Mendagri Minta Jabar Perkuat dan Tingkatkan Kualitas SDM Desa

Kabar Pusat

BRILiaN dan UNS Berikan Sentuhan Ajaib, 15 Desa Ini Siap Jadi Role Model Desa Unggul

Kabar Pusat

Tangkal Urbanisasi: Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Jadi Kunci

Kabar Pusat

Bakal Bahas Ekosistem Pemasaran, Transaksi TTGN XXV Diharapkan Melonjak