Home / Kabar Pusat

Jumat, 15 Oktober 2021 - 01:38 WIB

Desa Wisata Cepat Dikenal Melalui Konten Kreatif Digital Marketing

Ali Akbar - Penulis

TV Desa – Padang Pariaman : Media digital yang jangkuannya lebih luas, memiliki potensi sebagai wadah dalam mengenalkan suatu destinasi wisata secara mudah dan masif. Sudah saatnya pengelola desa wisata dapat memanfaatkan secara maksimal platform digital, termasuk sosial media dengan membuat konten-konten kreatif dalam bingkai strategi digital marketing.

Pernyataan di atas terungkap dalam sebuah Webinar bertajuk “Mendorong Konten Digital Desa Wisata di Era Kenormalan Baru” pada hari hari Kamis (14/10) dimulai pada pukul 10.00 – 12.00 WIB. Terselenggara atas kerjasama Kemendes PDTT – Orbitin – Soulfy dan Berbangsa Foundation. Memorianus Amazihono – Operation Manager Orbitin.id sebagai moderator.

Sebagai Keynote Speaker, Harlina Sulistyorini – Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Kemendes PDTT menjelaskan bahwa “Kemajuan sebuah destinasi wisata saat ini ditentukan oleh seberapa cepat informasi yang ada di Desa Wisata sampai kepada masyarakat luas.”

Baca Juga |  Gus Halim Tinjau Desa Wisata Selasari, River Tubing yang Ramai Ribuan Pengunjung per Bulan

“Pengembangan Desa Wisata merupakan bagian dari Prioritas Penggunaan Dana Desa yang termaktub di dalam Permendesa No. 7 tahun 2021,” demikian Harlina Sulistyorini.

Sebagai narasumber, Erik Nainggolan – Founder & CEO Soulfy menerangkan bahwa dalam membangun Desa Wisata berbasis digital ada ekosistem yang dibangun, diantaranya: teknologi, SDM, strategi produksi dan pemasaran.

“Soulfy menyediakan bagian teknologi dan knowledgenya untuk peningkatan kapasitas SDM. Ada program sponsorship untuk 100 Desa Ekonomi Konten bagi Desa Wisata setelah melalui kurasi dan persyaratan tertentu,” pungkas Erik Nainggolan.

Narasumber terakhir Vitria Ariani – Pengamat Pariwisata, Founder & CEO Berbangsa Foundation memaparkan bahwa Desa Wisata yang berkelanjutan diukur dari: 1) Adanya digitalisasi Desa Wisata, dan 2) Kemanfaatan untuk kesejahteraan warga masyarakatnya.

Baca Juga |  Kemendes PDTT Raih dan Pertahankan Predikat Kementerian Informatif

“Desa Wisata itu tidak penting punya lahan luas bahkan dengan lahan kecilpun dapat dibuat inovasi dan kreatifitas, sehingga dapat menjadi perhatian menarik bagi pengunjung untuk datang,” ungkap Vitria Ariani.

“Terakhir, ada 3 keuntungan yang akan didapat dalam program pendampingan ini, yakni: 1) Mendapatkan akses pendampingan, 2) Mendapatkan Microsite – tutorial pendampingan digital dan 3) Mendapatkan kesempatan berdiskusi di SMART FM Jakarta,” Memorianus Amazihono mengakhiri acara ini.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 293 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Pusat

Gelar Teknologi Tepat Guna, Perkuat Ekosistem Inovasi Desa

Kabar Pusat

UIN Goes Global: 5.500 Mahasiswa Membangun Desa di Nusantara

Kabar Pusat

RKDD: Wadah Kembangkan Diri dan Desa di Era Digital

Kabar Pusat

BUM Desa: Pemetaan Bentang Jadi Kunci Menuju Kesuksesan

Kabar Pusat

Senandung Dewi, Cara Kemenparekraf Kenalkan Sejumlah Desa Wisata

Kabar Pusat

Dongkrak Kapasitas Aparatur Desa Melalui ToT, Tingkatkan Efektivitas 17.000 Desa di Indonesia

Kabar Pusat

Mendes: Jumlah Desa Mandiri Tembus Sebelas Ribu, Lampaui Target RPJMN

Kabar Pusat

Gus Halim : Inovasi Kader Digital Bakal Percepat Pembangunan Desa