Home / Kabar Pusat

Kamis, 2 September 2021 - 20:38 WIB

Gus Halim : “Gernas BBI Upaya Membangkitkan Perekonomian Indonesia ditengah Pandemi Covid 19”

010 Fandi - Penulis

Foto : Gus Halim Membuka Acara Soft Lounching Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, (1/9/2021).

Foto : Gus Halim Membuka Acara Soft Lounching Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, (1/9/2021).

TV Desa – Kubu Raya : Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Produk Artisan Kalimantan Timur yang digelar Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dilaksanakan Ruang Heart of Borneo (HoB), Rabu (1/9/2021).

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar atau yang biasa disapa Gus Halim mengatakan “Gernas BBI sebagai upaya untuk membangkitkan perekonomian Indonesia, khususnya ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pelaku UMKM, BUMDes dan BUMDes Bersama ditingkat Desa dan ini merupakan sebagai konsekuensi dan akibat dari pandemi Covid-19 yang menyebabkan penurunan ekonomi dan investasi serta daya beli masyarakat.

Soft launching Go Borneo ini dilakukan oleh Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar secara virtual yang disaksikan Gubernur Bank Indonesia (BI) diwakili KPw BI Kaltim Tutuk SH Cahyono, Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Brahmantya S Poerwadi, Deputi bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marinves Odo RM Manuhutu, Bupati/Wali Kota se-Kaltim dan pimpinan OPD terkait lingkup Pemprov Kaltim, serta pelaku UMKM, BUMDes dan BUMDes Bersama se-Kaltim.

“Gerakan ini untuk memperluas jaringan pemasaran tidak hanya secara offline, namun juga secara online melalui e-commerce dan ini merupakan upaya gotong-royong dari UMKM untuk UMKM dan dari BUMDes dan BUMDes Bersama diseluruh Indonesia. Dengan soft launching ini juga diharapkan bisa memperkenalkan kepada publik serta menandai dimulainya seluruh aktivitas Go Borneo Gernas BBI di Kalimantan Timur. Dampaknya, produk UMKM tidak hanya dikenal didaerah saja, melainkan bisa go internasional.” kata Gus Halim.

Baca Juga |  Tengok, BUMDes ini Punya Pabrik Minyak Goreng Sendiri

Kemendes PDTT mendorong para pelaku usaha di Desa, utamanya BUMDes dan BUMDes Bersama untuk ikut aktif manfaatkan Gernas BBI dengan adanya pengakuan Negara terhadap status sebagai Badan Hukum melalui Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja BUMDes dan peraturan pelaksananya. “Momentum ini harus dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku usaha, terutama BUMDes dan BumDes Bersama karena akan ada banyak pihak yang melirik hasil-hasil produk BUMDes dan UMKM di Kalimantan Timur.”

“Hal ini membuka peluang besar bagi BUMDes di Indonesia untuk mengelola usaha dan mengembangkan asetnya serta mengembangkan investasi dan produktivitas dengan berbagai jenis usaha yang diatur dalam undang-undang untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa. Pengakuan ini, membuka peluang-peluang besar untuk BUMDes dan BUMDes Bersama untuk bermitra dan bekerjasama dengan pihak-pihak lain, contohnya saja dengan Pertamina dan Bank Indonesia yang saat ini hadir dalam kegiatan ini.”

Foto : Gus Halim, Memberikan arahan dalam kegiatan Soft Lounching Gerakan Bangga Buatan Indonesia, (1/9/2021)

Sementara, Sekda Provinsi Kaltim HM Sa’bani mengatakan Pemprov Kaltim mengapresiasi dan mendukung penuh soft launching Go Borneo Gernas BBI Kaltim, sebagai bentuk rasa kepedulian dan bangga terhadap produk-produk buatan Indonesia yang bertujuan untuk mendorong nasional branding produk lokal unggulan, sehingga menciptakan industri, kreasi dan inovasi baru serta pasar yang lebih besar.

Baca Juga |  Gus Halim Siap Fasilitasi Pengembangan Desa Wisata Buru Selatan

“Pemprov  Kaltim berkomitmen dan sangat mendukung Gernas BBI yang menunjukkan semangat gotong royong dan kerja sama yang baik antara pemerintah, perusahaan sebagai mitra usaha, para pelaku usaha dan masyarakat dengan berbelanja produk dalam negeri. Utamanya produk UMKM, baik secara langsung maupun secara online (digital) yang sudah semakin memasyarakat,” kata Sa’bani.

Dijelaskan, di Kaltim saat ini terdapat sebanyak 307.341 unit UMKM dengan rincian UMKM kuliner sebanyak 93.996 unit, industri pengolahan 13.921 unit, kerajinan 1.573 unit, dagang 169.142 unit dan jasa 28.711 unit. ”Dengan potensi besar tersebut, kita yakin akan bisa terus tumbuh dan berkembang, tentunya didukung dengan semangat mencintai produk bangsa sendiri. Dengan  Gernas BBI kita juga berharap sebagai lokomotif kekuatan bangsa dalam menghadapi tantangan ekonomi dan pembangunan sebagai dampak pandemi Covid-19,” jelasnya.

Berita ini 65 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Pusat

Halal Bihalal Kemendes PDTT, Gus Halim Dorong Jajaran Agar Lebih Baik Dalam Bekerja

Kabar Pusat

Jalin Erat Silaturahmi, KBM  Sumbar Gelar Buka Puasa Bersama*

Kabar Pusat

Kenaikan Tukin, Gus Halim: Momentum Peningkatan Semangat Kerja

Kabar Pusat

Gus Halim: Redistribusi Uang saat Mudik Lebaran Perkuat Desa Wisata

Kabar Pusat

Tunjangan Kinerja Pegawai Kemendes PDTT Disetujui Naik Jadi 80 Persen

Kabar Pusat

Mendagri Harap UU Desa Jadi Terobosan Tingkatkan Kinerja Pemdes

Kabar Pusat

Paripurna DPR Setujui RUU Desa Jadi Undang-Undang

Kabar Pusat

Kemendes Catat Pendapatan Warga Desa Meningkat 80 Persen