Home / Kabar Pusat

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 12:18 WIB

Gus Halim Memperkuat Data Desa di Kuningan, Untuk Memberantas Kemiskinan Ekstrem

Yadi - Redaksi Jakarta - Penulis

Kuningan - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar ditemani Nyai Lilik Umi Nashriyah bertemu dengan Bupati Kuningan Acep Purnama di Kantor Bupati, Jumat (01/10).
Foto : Angga/KemendesPDTT.

Kuningan - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar ditemani Nyai Lilik Umi Nashriyah bertemu dengan Bupati Kuningan Acep Purnama di Kantor Bupati, Jumat (01/10). Foto : Angga/KemendesPDTT.

TV Desa – Kuningan : Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar ditemani Nyai Lilik Umi Nashriyah bertemu dengan Bupati Kuningan Acep Purnama di Kantor Bupati, Jumat (01/10/2021).

Kedatangan Gus Halim Iskandar untuk Memperkuat Basis Data Desa utama untuk 35 Kabupaten yang menjadi prioritas penuntasan Kemiskinan Ekstrem di 2021.

Halim Iskandar mengatakan, ada dua kategori Warga Miskin Ekstrem yaitu yang memiliki hampir seluruh kompleksitas multidimensi kemiskinan dengan ciri lansia, tinggal sendirian, tidak bekerja, difabel, memiliki penyakit kronis/menahun, rumah tidak layak huni, tidak memiliki fasilitas air bersih dan sanitasi yang memadai. Warga miskin ekstrem yang masih dimungkinkan dapat melakukan aktualisasi diri untuk bertahan hidup.

Baca Juga |  Mendes PDTT Prioritaskan SDGs Desa Pada Penanggulangan Stunting

“Memupus Kemiskinan Ekstrem menjadi 0% dilakukan pada level desa berbasis data mikro (bottom up),” Kata Halim Iskandar

Halim Iskandar menjelaskan tahapan penanganan keluarga Miskin Ekstrem, yaitu dengan cara penuntasan data SDGs Desa; Fokus implementasi kegiatan untuk Warga Miskin Ekstrem; Pendampingan mustahil desa; Pendampingan Penyusunan APBDes; Peningkatan Kapasitas Warga Miskin Ekstrem; Penguatan Posyandu Kesejahteraan.

“Semua strategi dan tahapan itu dapat didukung dengan dana desa, sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi pemanfaatan dana desa ada dua yaitu untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan SDM,” kata Halim Iskandar.

Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini mengatakan, Penanganan ini bisa dilakukan dengan konsolidasi antara Pemerintah Daerah hingga Tingkat Kementerian agar terwujud rencana Nol Persen Kemiskinan Ekstrem tahun 2024.

Baca Juga |  Presiden Jokowi Bertolak Ke Sulawesi Selatan Untuk Meresmikan Bendungan Dan Bertanam Jagung Bersama Masyarakat

Untuk Support implementasi aksi penanganan Warga Miskin Ekstrem, serta monitoring keberlanjutan hasil capaian nol persen kemiskinan ekstrem, telah disiapkan Aplikasi yang terhubung dari Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, sampai Pusat.

Gus Halim mengatakan, dirinya bersama Bupati Acep sudah sepakat untuk perkuat Data Desa Berbasis SDGs yang diperkirakan bakal selesai dalam 10 hari ke depan.

“Saya yakin Kabupaten Kuningan bakal segera selesaikan persoalan kemiskinan dengan berbasis SDGs,” kata Gus Halim.

Berita ini 22 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Pusat

Halal Bihalal Kemendes PDTT, Gus Halim Dorong Jajaran Agar Lebih Baik Dalam Bekerja

Kabar Pusat

Jalin Erat Silaturahmi, KBM  Sumbar Gelar Buka Puasa Bersama*

Kabar Pusat

Kenaikan Tukin, Gus Halim: Momentum Peningkatan Semangat Kerja

Kabar Pusat

Gus Halim: Redistribusi Uang saat Mudik Lebaran Perkuat Desa Wisata

Kabar Pusat

Tunjangan Kinerja Pegawai Kemendes PDTT Disetujui Naik Jadi 80 Persen

Kabar Pusat

Mendagri Harap UU Desa Jadi Terobosan Tingkatkan Kinerja Pemdes

Kabar Pusat

Paripurna DPR Setujui RUU Desa Jadi Undang-Undang

Kabar Pusat

Kemendes Catat Pendapatan Warga Desa Meningkat 80 Persen