Home / Kabar Pusat

Kamis, 21 Oktober 2021 - 16:48 WIB

Gus Halim Siap Fasilitasi Pengembangan Desa Wisata Buru Selatan

Yadi - Redaksi Jakarta - Penulis

TV Desa – Jakarta : Kemendes PDTT siap memfasilitasi pengembangan potensi wisata desa di Kabupaten Buru Selatan, Maluku. Mengingat pulau tersebut merupakan pulau legendaris, karna memiliki panorama alam luar biasa yang bisa menarik wisatawan dalam negeri maupun mancanegara.

“Pengembangan desa wisata menjadi salah satu prioritas Kemendes PDTT untuk terus didorong dan dikembangkan. Kami siap membantu pengembangan desa wisata di Kabupaten Buru Selatan karena memang potensi alamnya begitu luar biasa,” ujar Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat menerima kunjungan dari Bupati Buru Selatan  Safitri Malik Soulisa beserta jajaran di Kantor Kemendes PDTT, Kalibata, Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Gus Halim menjelaskan, tahun ini Kemendes PDTT telah melakukan intervensi untuk mengembangkan desa wisata di 158 desa. Desa-desa tersebut menerima bantuan berupa pembangunan sarana dan prasarana pendukung seperti pembangunan home stay, pembangunan kedai-kedai makanan di Kawasan wisata, hingga pembangunan lapangan parkir untuk wisatawan.

“Bantuan pembangunan sarana prasarana pengembangan objek wisata ini sesuai dengan usulan dari kepala desa maupun perangkat terkait, jadi bisa macam-macam bentuknya di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga |  Modal Rp1 Juta, Pemuda Desa Keling Bangun TPS Modern

Gus Halim menambahkan, desa penerima bantuan sarana dan prasarana pengembangan objek wisata dari Kemendes PDTT harus mempunyai kualifikasi khusus, di antaranya desa penerima bantuan harus mempunyai potensi wisata alam seperti pantai, pegunungan, danau, hingga tempat bersejarah. Selain itu desa-desa penerima bantuan juga mempunyai potensi lain seperti potensi budaya maupun destinasi wisata edukasi.

“Kalau melihat kualifikasi tersebut tentu Buru Selatan mempunyai potensi besar dalam menerima intervensi dari Kemendes PDTT dan kami komit untuk itu,” imbuhnya.

Gus Halim mengungkapkan pasca pandemi, desa wisata mempunyai peluang besar untuk berkembang. Menurutnya seiring terus melandainya kasus Covid-19 di tanah air dan diturunkannya level Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), keinginan masyarakat untuk berwisata sangat besar.

“Fenomena ini akan menjadi peluang besar bagi pengelola desa wisata untuk mendapatkan pemasukan dari para wisatawan,” ujarnya.

Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulisa mengatakan, desa wisata menjadi andalan untuk mempercepat pembangunan desa di wilayahnya. Desa-desa wisata tersebut memiliki panorama alam yang sangat indah dengan keragaman Flora dan Fauna yang menarik hati.

“Jadi alam kita (Buru Selatan) masih murni, masih natural sekali sehingga punya potensi besar untuk menjadi destinasi wisata andalan,” imbuhnya.

Baca Juga |  UIN Goes Global: 5.500 Mahasiswa Membangun Desa di Nusantara

Safitri Malik Soulisa mengungkapkan, saat ini ada  10 destinasi wisata prioritas yang dikembangkan di Buru Selatan. Sepuluh potensi destinasi wisata itu diantaranya Pantai Wamsoba, Pulau Tomoho, Pulau Oki, Air Babunyi, dan Wisata Air Jin.

“Destinasi wisata tersebut masih dalam kondisi alami sehingga membutuhkan sarana dan prasarana pendukung sehingga kian menarik perhatian dari wisatawan,” ujarnya.

Safitri Malik Soulisa mengatakan, pengembangan wisata menjadi andalan Buru Selatan untuk melepas status sebagai wilayah tertinggal. Menurutnya mayoritas desa di Buru Selatan masih berstatus tertinggal.

“Buru memiliki 79 desa, yang terdiri atas 3 desa maju, 29 desa berkembang, 37 desa tertinggal, dan 10 desa sangat tertinggal. Kami berharap pengembangan wisata desa akan mendorong pendapatan masyarakat sehingga status desa akan mayoritas menjadi desa berkembang untuk kemudian perlahan bisa masuk kategori maju dan mandiri,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Pusat

UIN Goes Global: 5.500 Mahasiswa Membangun Desa di Nusantara

Kabar Pusat

BUM Desa: Pemetaan Bentang Jadi Kunci Menuju Kesuksesan

Kabar Pusat

Senandung Dewi, Cara Kemenparekraf Kenalkan Sejumlah Desa Wisata

Kabar Pusat

Dongkrak Kapasitas Aparatur Desa Melalui ToT, Tingkatkan Efektivitas 17.000 Desa di Indonesia

Kabar Pusat

Mendes: Jumlah Desa Mandiri Tembus Sebelas Ribu, Lampaui Target RPJMN

Kabar Pusat

Gus Halim : Inovasi Kader Digital Bakal Percepat Pembangunan Desa

Kabar Pusat

Kemendes PDTT Raih Penghargaan Kearsipan Kategori Sangat Memuaskan

Kabar Pusat

Konsep Model Bisnis Sosial Untuk Pengembangan Pariwisata Desa