Home / Kabar Daerah

Rabu, 15 September 2021 - 12:24 WIB

Jokowi Cerita Banting Setir Budi Sadikin Dari Sarjana Teknik Jadi Menkes

Olivia Maharani - Penulis

TV Desa – SURAKARTA : Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan banyak orang yang berkarir di dunia kerja tidak sesuai dengan ilmu di ijazahnya. Jokowi mencontohkan Budi Gunadi Sadikin yang kini menjadi Menteri Kesehatan (Menkes).Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam Pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia yang dilaksanakan di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Kota Surakarta, sebagaimana tayangan videonya diunggah di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (14/9/2021).

Presiden Jokowi menghadiri Pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia yang dilaksanakan di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Di Kota Surakarta

Jokowi awalnya berbicara mengenai disrupsi teknologi dan pandemi COVID-19 yang telah mempercepat gelombang perubahan dunia.“Oleh sebab itu, pendidikan tinggi harus memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan talentanya dan mengubah pola-pola yang memang itu sudah saatnya kita tinggal. Jangan mahasiswa itu dipagari oleh terlalu banyak program-program studi di fakultas,” ujar Jokowi.Jokowi meminta kampus mengembangkan talenta mahasiswa karena kerap kali pilihan program studi di kampus tak sesuai dengan karir seseorang. Barulah Jokowi menyebut Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Baca Juga |  Tingkatkan Sinyal Internet Desa, Pemprov Bengkulu Tiru Sumsel

“Itu fakultasnya di ITB itu fakultas teknik fisika nuklir. Kemudian kerjanya di bank, banking. Tapi nyatanya juga bisa melesat sampai menduduki tangga paling puncak (sebagai) Direktur Utama Bank Mandiri. Melompat lagi jadi Menteri Kesehatan,” tutur Jokowi.

Mantan Gubernur DKI itu mengatakan ilmu pengetahuan nantinya bakal hybrid. Hal ini disebabkan oleh ketidakpastian global dan perubahan dunia yang sangat cepat.

“Sehingga, menurut saya, mahasiswa harus harus paham semuanya. Paham matematika, paham statistik, paham ilmu komputer, paham bahasa. Dan bahasa itu bukan bahasa Inggris saja, ke depan bahasa coding,” ujar Jokowi.Hybrid Skill, Jokowi meminta mahasiswa terus belajar dan mempersiapkan diri. Jokowi ingin mahasiswa mempunyai hybrid skill.

Baca Juga |  Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi Turut Menyambut Kedatangan Para Delegasi Kegiatan Culture Minister Meeting G20

“Mahasiswa harus disiapkan untuk siap belajar, kembali lagi, siap belajar bahasa, siap belajar bahasa Inggris, kembali siap belajar coding disiapkan untuk ke sana, hybrid skill, dokter misalnya tidak usah ke depan sekarang harus ngerti robotic,” ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan perkembangan teknologi di dunia kedokteran sangat cepat. Bahkan, kata Jokowi, fakultas kedokteran harus mulai belajar tentang robotic.

“Ini sudah terjadi bukan akan, hanya kita yang harus segera mengejar ini. Artinya, apa? fakultas kedokteran mau tidak mau harus harus ada mata pelajaran mata kuliah tentang robotic. Kalau kita tidak cepat mengubah hal-hal seperti ini, ditinggal kita,” tutur Jokowi.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 32 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Beri Tausiyah Subuh di Masjid Baiturrahmah Agam, Mahyeldi Ingatkan Orang Tua Jangan Tinggalkan Generasi Lemah

Kabar Daerah

Bawaslu Bone Bolango ; Forum Warga Wadah Pengawasan Partisipatif Masyarakat dalam Pemilukada Serentak 2024

Kabar Daerah

10 Desa Wisata Terbaik Labuan Bajo Ikuti Pelatihan Beti Dewi

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Hadiri Pelantikan Rektor Baru Universitas Metamedia*

Kabar Daerah

Terhambat Geografis dan Keamanan, Dana Desa Tahap I di Tolikara Tetap Sukses Mengalir

Kabar Daerah

Bantuan Pembangunan Saluran Pembuangan 1500 Meter Senangkan Petani Dusun Karanganyar

Kabar Daerah

Para Artis Ini Bawa Semangat Baru bagi Desa-Desa di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Kabar Daerah

UMKM Desa Plosokerep Naik Kelas dengan Digital Marketing dan Marketplace