Home / Kabar Daerah

Rabu, 23 Februari 2022 - 03:05 WIB

Kota Pariaman Genjot Peningkatan SDM dan Perketat Pengelolaan Keuangan Desa

#Dian Purnama Putra - Penulis

TV Desa – Kota Pariaman : Pemerintah Kota Pariaman terus berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan memperketat pengelolaan keuangan desa. Hal ini disampaikan Walikota Pariaman, Genius Umar dalam acara Efektifitas Pengelolaan Keuangan Nagari Melalui Peningkatan SDM melalui zoom meeting di Rumah Dinas Walikota Pariaman, Selasa (22/2).

Pendidikan Gratis dan Program Saga Saja

Salah satu upaya peningkatan SDM yang dilakukan Pemko Pariaman adalah program wajib belajar 12 tahun. Dimana, seluruh biaya pendidikan SD, SMP, dan SMA/SMK ditanggung oleh Pemko Pariaman.

Selain itu, terdapat program “Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja)” yang dikhususkan bagi masyarakat miskin untuk bisa menempuh pendidikan tinggi. Melalui program ini, Pemko Pariaman mengantarkan masyarakat miskin untuk kuliah di beberapa politeknik dan nantinya diharapkan dapat bekerja dan membawa keluarganya keluar dari kemiskinan.

Peningkatan SDM di Desa

Upaya peningkatan SDM juga dilakukan di desa-desa di Kota Pariaman. Pemko Pariaman menempatkan sarjana-sarjana baru tamat untuk direkrut menjadi pendamping desa berdikari dan penyuluh agama desa.

Baca Juga |  Presiden Jokowi Bertolak Ke Kaltim

Kerjasama dengan Perguruan Tinggi dan Diklat Aparatur Desa

Pemko Pariaman juga menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa. Aparatur desa yang belum sarjana difasilitasi untuk kuliah di UNISBAR. Selain itu, dilakukan pula pelatihan bagi perangkat desa.

Empat Azas Pengelolaan Keuangan Desa

Genius Umar memaparkan empat azas dalam pengelolaan keuangan desa, yaitu transparan, akuntabel, partisipatif, dan tertib dan disiplin anggaran.

Transparan: Masyarakat harus mengetahui dan mendapat akses informasi seluas-luasnya tentang keuangan desa.

Akuntabel: Pengelolaan keuangan desa harus dapat dipertanggungjawabkan secara legal. Pemko Pariaman bekerjasama dengan BPKP untuk memberikan pelatihan bagi perangkat desa terkait pengelolaan keuangan desa secara akuntabel.

Partisipatif: Pengelolaan keuangan desa harus melibatkan kelembagaan desa dan unsur masyarakat desa.

Tertib dan Disiplin Anggaran: Pengelolaan keuangan desa harus mengikuti ketentuan yang berlaku dan aturan Kemendagri, Kementrian Keuangan, dan Kemendes.

Permasalahan dan Solusi

Walikota Pariaman mengakui bahwa masih terdapat beberapa permasalahan dalam pengelolaan keuangan desa, seperti perencanaan yang tidak sesuai dengan RPJMD Kota Pariaman, TPK yang tidak mempedomani aturan pengadaan barang dan jasa, penarikan uang yang tidak sesuai dengan ketentuan, keterlambatan penyusunan spj, dan tidak tertib penyetoran pajak.

Baca Juga |  Ini, Syarat Dapat Tambahan Dana Desa

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemko Pariaman membentuk tim melalui Bappeda, DPMDes dan koordinator pendamping desa berdikari untuk mengecek perencanaan di desa. Selain itu, dilakukan pendampingan dan pelatihan bagi TPK desa, serta pengawasan oleh DPMDes dan camat.

Peningkatan SDM dan pengelolaan keuangan desa yang efektif menjadi fokus utama Pemko Pariaman. Berbagai program dan upaya dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Pariaman.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 37 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

10 Desa Wisata Terbaik Labuan Bajo Ikuti Pelatihan Beti Dewi

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Hadiri Pelantikan Rektor Baru Universitas Metamedia*

Kabar Daerah

Terhambat Geografis dan Keamanan, Dana Desa Tahap I di Tolikara Tetap Sukses Mengalir

Kabar Daerah

Bantuan Pembangunan Saluran Pembuangan 1500 Meter Senangkan Petani Dusun Karanganyar

Kabar Daerah

Para Artis Ini Bawa Semangat Baru bagi Desa-Desa di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Kabar Daerah

UMKM Desa Plosokerep Naik Kelas dengan Digital Marketing dan Marketplace

Kabar Daerah

Limau Matubu Juarai Marikurubu Cup 2, Taufik Madjid: “Kita Punya Potensi Liga Desa di Maluku Utara!”

Kabar Daerah

Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Desa: Kapuas Luncurkan Sistem CMS