Home / Kabar Desa

Kamis, 23 September 2021 - 05:35 WIB

Krusuk : Pulung Pasar penambah PAD Desa

019 Murtado - Penulis

TVDesa – Kebumen : Di masa lalu saat dini hari menjelang, di sepanjang jalan Prembun-Wadaslintang banyak petani berjalan kaki menggendong maupun memikul hasil buminya dengan berbekal ‘upet’.

Upet adalah ‘klari’, daun kelapa kering yang diikat dan dinyalakan sekedar sebagai penerang jalan.

Sampai hari ini kebiasaan tradisional ini ternyata masih ada yang melakukan, namun ditambah dengan yang menggunakan sepeda, motor maupun mobil.

Pedagang menggendong hasil bumi di Jalan Wadaslintang

Muara perjalanan para petani ini adalah Pertigaan ‘Krusuk’, pertemuan antara Jalan Wadaslintang dan Jalan Nasional.

Ramainya transaksi antara penjual dan pembeli membuat daerah ini dinamakan ‘Krusuk’ (ribut, ramai, pen).

“Saya jam satu jam dua pagi sudah nunggoni wong tani di sini.” Ungkap Johariyah (44), pengepul hasil pertanian, “Barangnya saya jual kembali ke daerah Wadas, Kaliwiro, sesuai hari pasarannya.”

Baca Juga |  Menjelajahi Desa Branjang: Metamorfosis Menuju Desa Wisata Unggulan

Seiring dengan tidak diperpanjangnya sewa penggunaan tanah desa untuk terminal di dekat pertigaan Krusuk (Wadaslintang, pen), Pemerintah Desa Prembun berinisiatif mengubah terminal menjadi Pasar Desa.

Peron penumpang  terminal diubah menjadi los-los pedagang, ditambah toko-toko yang sudah ada.

“Kita memanfaatkan apa yang ada.” Jelas Slamet Suharno (57) Kepala Desa Prembun, “Kami ingin melebarkan pasar, dan menambah fasilitas.”

Pasar Desa ini beroperasi 24 jam sehari. Pedagang dari berbagai kota setia menunggu bengkoang, sayur mayur, dan aneka hasil bumi lainnya dari para petani.

Di pagi hari penjual makanan menambah keramaian pasar.
Bis-bis antar kota juga masih setia kepada agen bus di dalam bekas terminal tersebut.

Baca Juga |  Jaring Aspirasi Warga, Desa Munding Adakan Lokakarya RKPDes

Jadilah Pasar Desa Prembun ini hampir seperti Pasar Induk, ramai sepanjang hari.

‘Pulung pasar’ yang dimiliki Pasar Krusuk ini, diharapkan mampu untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) Desa Prembun Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen ini.

Pulung pasar adalah kepercayaan masyarakat Jawa, bahwa suatu tempat diberkahi untuk menjadi pasar yang ramai.

Namun terlepas dari kepercayaan di atas, pertigaan Wadaslintang memang tempat strategis untuk bertemunya penjual dan pembeli.

Dengan keberadaan Pasar Desa Prembun di bekas terminal, diharapkan pertigaan ‘Krusuk’ ini lebih tertata, dan tidak lagi rawan kecelakaan. (Moer)

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 162 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Desa

Warga Dusun Gading Desa Pandanwangi Kecamatan Diwek Jombang Adakan Kirab Gunungan Hasil Bumi Keliling Kampung Untuk Memeriahkan Sedekah Dusun

Kabar Desa

Kenduri Swarnabhumi: Ratusan Ibu di Batanghari Lestarikan Kuliner Tradisional Berengkes Ikan

Kabar Desa

Kembangkan Potensi Desa Cermee, Mahasiswa KKN UNEJ Dirikan Klinik UMKM

Kabar Desa

Kampung Pengawasan Partisipatif Desa Mekarjaya Pilih Kentongan Jadi Ikon

Kabar Desa

Desa Telaga Itar Berikan Beasiswa, Bangkitkan Semangat Belajar 45 Siswa Berprestasi!

Kabar Desa

Desa Wisata Golo Loni Raih Prestasi Nasional, Terhambat Jaringan Internet

Kabar Desa

Petani Jayaputra Beroleh Bantuan Pompa Air, Musim Kemarau Tak Lagi Jadi Kendala

Kabar Desa

Warga Dusun Bunut Bersorak Bahagia, Sumur Bor 110 Meter Atasi Krisis Air Bersih