Home / Kabar Desa

Selasa, 7 September 2021 - 19:59 WIB

Langkah awal Penekanan angka Stunting melalui FGD

016 Arman - Penulis

TV Desa – Pringsewu : Kader pemberdayaan masyarakat( KPM) di pekon Mulyorejo kecamatan banyumas kab pringsewu lampung melakukan fokus grup diskusi di kantor pekon mulyorejo guna menjaring aspirasi dari masing – masing Kader terkait pengentasan angka Stunting di pekon mulyorejo, ini merupakan strategi dalam penanganan angka stunting di desa. 07/09/2021

Acara tersebut di hadiri oleh bidan desa, Ketua PKK, Kader posyandu Kader PAUD, RDS, Aparatur desa, serta Pendamping desa,

Pekon mulyorejo sampai saat ini tercatat 11 anak yang di nyatakan Stunting oleh dinas kesehatan Kabupaten Pringsewu,

Dalam acara tersebut Bidan desa Nur Alfiyani memberikan arahan terkait pencegahan serta penanganan Stunting, ” Pencegahan stunting dapat di cegah sejak dini yaitu dari semenjak  Ibu hamil, baik dari pola makan, pil Tambah Darah, serta kesehatan Ibu perlu di cek up di posyandu atau di kesehatan lainya, sedangkan dalam penanganan nya sendiri perbanyak nutrisi yang  serta makanan se imbang, jangan lupa ASI ekslusif ya karena itu yang utama,” Paparnya

Baca Juga |  20 Desa Jadi Target Lokus Percepatan Stunting

Hendra aditia selaku pendamping desa mengharapkan, desa Lebih fokus terhadap penanganan serta pencegahan Stunting, pengentasan stunting merupakan prioritas penggunaan dana desa, “dalam acara seperti ini nantinya lebih banyak gagasan serta pendapat yang akan di dapat dari masing – masing kader jika di lakukan dalam musyawarah desa yang besar belum tentu para kader bisa fokus terhadap permasalahan yang ada di area kerjanya,” Ungkapnya

Sony listiyana selaku KPM mengharapkan hasil dari fgd yang akan di prioritaskan di Rembuk Stunting hingga ahirnya dapat terdanai oleh APBDES di tahun 2022 serta berharap seluruh masyarakat dapat membantu untuk mengentaskan angka stunting di pekon

Baca Juga |  Kunjungi Kampung Kita, Kemendagri Kagumi Desa Wisata di Kertarahayu

Sementara itu Didit Darwanto selaku sekertaris desa merasa bangga terhadap kader yang ada di pekon nya, serta akan di upayakan hasil usulan ini di tahun 2022 serta dapat terealisasi guna menghilangkan angka stunting di pekon, ” Dengan adanya fgd pekon merasa terbantu terkait perencanaan yang biasanya tidak ter pikirkan dalam musyawarah desa, saya berharap dalam musyawarah desa nanti usulan dari KPM dapat terealisasikan, “tandasnya

Berita ini 181 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Desa

Orientasi Tim Pendamping Keluarga Beresiko Stunting Tingkat Kecamatan Suwawa Selatan

Kabar Desa

Keuchik Cot Mane Bagikan Pupuk Gratis Untuk Petani

Kabar Desa

Kediaman Warga di Gurun Panjang Dapatkan Kunjungan Dinkes Pessel

Kabar Desa

Percepat Turunkan Stunting, Pemnag Padang Tarok Baso Gelar FGD

Kabar Desa

Gotong Royong, Warga Plabuhan Kembali Gelar Sedekah Desa

Kabar Desa

Tahun 2024, BUM Desa Bersama BSB Temon Mendapatkan Tambahan Modal Sebesar 300 Juta Rupiah

Kabar Desa

Biayai Kegiatan Warga, Kenokorejo Gunakan Reward PBB

Kabar Desa

Pemdes Pattiroang Bentuk Tim RKPDes anggaran 2025