Home / Kabar Daerah

Rabu, 29 September 2021 - 19:49 WIB

Lomba Lansia Produktif Kudus

#Dian Purnama Putra - Penulis

TV Desa – Kudus : Perhatian khusus Team Penggerak PKK Kabupaten Kudus terhadap para lansia produktif di wilayahnya, kembali diwujudnyatakan dengan kembali melanjutkan silaturahmi ke kediaman lansia produktif, rabu (29/9).

“Tadi kita sudah ke desa Gribig, ada Ibu Hajjah Sukini, dan siang ini ke Pak Haji Akub, Bisa dilihat, ini tanah desa, tapi dimanfaatkan oleh beliau untuk menenam tanaman herbal”, tukas Mawar Hartopo, Ketua TP PKK Kabupaten Kudus.

Kedua lansia tersebut, seperti diceritakan Mawar hartopo, masih aktif memproduksi jamu herbal dengan bahan alami berasal dari menanam sendiri. Maka tak heran ramuan jamu semakin diminati masyarakat dan sering mendapat pesanan. Dari sini kita belajar jika usia bukanlah hambatan untuk mengisi hari tua.

“Bener-bener dua yang kita kunjungi hari ini, benar-benar lansia produktif,” ucap Mawar bersemangat

Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Mawar Hartopo berkunjung ke Desa Gribig dan Burikan bersama dengan tim juri lomba lansia produktif tingkat Kabupaten Kudus. Kunjungan ke Gribig dan Burikan ini bukanlah yang pertama, karena Desa Jepangpakis dan Lambangan, dikunjungi Senin (27/9), serta Desa Prambatan Kidul, Kaliwungu dan Desa Bae, Selasa (28/9), seperti dikutip dari twiter resmi pemkab kudus.

Baca Juga |  Sumbar untuk Pertama Kalinya Ditunjuk Jadi Tuan Rumah HUT Satpol PP dan Satlinmas Nasional, Gubernur Mahyeldi : Kita Persiapkan dengan Maksimal*

Faktor usia bukanlah penghalang bagi lansia tetap aktif, mengabdikan tenaga dan pikiran dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sehingga spiritnya patut dicontoh bagi generasi muda. Mawar Hartopo mengungkapkan kunci utama lansia produktif adalah rutin menjaga kesehatan dengan berolahraga, menjaga pola makan, serta aktif di masyarakat.

Sensus penduduk tahun 2010, menyebut jumlah lanjut usia (lansia) di Indonesia 18,1 juta jiwa atau sekitar 7,6 persen dari total penduduk. Tahun 2014, jumlah penduduk lansia tercatat menjadi 18,7 juta jiwa, dan diperkirakan pada tahun 2025, jumlahnya akan mencapai 36 juta jiwa.

Baca Juga |  30 Lansia di Desa Tegal Harum Ikuti Sekolah Lansia

Tingginya jumlah penduduk lanjut usia tersebut akan dapat berperan strategis dalam pembangunan apabila dipersiapkan menjadi lansia yang produktif, sehat, bugar dan aktif.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, upaya pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia harus ditujukan untuk menjaga agar tetap hidup sehat dan produktif secara sosial maupun ekonomis.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 120 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Para Artis Ini Bawa Semangat Baru bagi Desa-Desa di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Kabar Daerah

UMKM Desa Plosokerep Naik Kelas dengan Digital Marketing dan Marketplace

Kabar Daerah

Limau Matubu Juarai Marikurubu Cup 2, Taufik Madjid: “Kita Punya Potensi Liga Desa di Maluku Utara!”

Kabar Daerah

Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Desa: Kapuas Luncurkan Sistem CMS

Kabar Daerah

Hidupkan Kembali Rumah Siti Nurbaya di Depok: Ruang Berkomunitas Budaya Minang

Kabar Daerah

Kepri Bersinar: 57 Desa/Kelurahan Bebas Narkoba

Kabar Daerah

30 Desa di Lembata, Jadi Ajang Mahasiswa Berdaya untuk Kedaulatan Pangan

Kabar Daerah

Semarak Milad IPM Ke-63, PD IPM Kudus Gelar Berbagai Acara Kreatif