Home / Kabar Daerah

Jumat, 17 Mei 2024 - 13:31 WIB

Masyarakat Sekitar Gunung Marapi Diharap Waspada Potensi Bencana Susulan

Wawan Hermawan - Penulis

TVDesa – Padang : Besarnya penumpukan material sisa erupsi di lereng Gunung Marapi berpotensi menyebabkan banjir bandang susulan ketika intensitas hujan yang masih cenderung tinggi di Sumbar.

“Masyarakat kita minta tetap waspada sebab potensi bencana susulan itu masih ada,” tegas Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), di Padang, Jum’at (17/5/2024).

Menurut Mahyeldi, drone dari Balai Wilayah Sungai Sumatera V masih melihat banyak material sisa erupsi di lereng Gunung Marapi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), disebut Gubernur Mahyeldi,  tengah berupaya untuk memitigasi potensi tersebut, salah satunya dengan melakukan modifikasi cuaca.

Baca Juga |  Desa Tanjong Haji Muda Kecamatan Matangkuli Terima Bantuan Banjir

Kepala UPTD PSDA Wilayah Utara Sumbar, Hendry Yuliandra menyebut hamparan material sisa erupsi tersebut berada sekitar 3 kilometer di atas pemukiman penduduk di Jorong Pagu-Pagu, Kenagarian Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.

“Pembersihan tidak bisa dilakukan karena alat berat kita tidak bisa naik, kecuramannya tajam,” ungkap Hendry Yuliandra

Disebutkannya, jalur itu merupakan hulu dari sungai yang bermuara ke Batang Anai. Dengan itu, maka potensi banjir bandang melewati Lembah Anai bisa kembali terjadi.

“Ini muaranya juga Batang Anai, kalau material itu disiram hujan lebat, bisa memicu banjir bandang lagi,” ungkap Hendry.

Baca Juga |  Gubernur Sumbar Promosikan Potensi Madu Galo-Galo di Ajang ICCESI 2023

BMKG dan BNPB, sebagaimana disampaikan Henry, telah menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah langit Sumatera Barat, untuk menyemai awan hujan sebelum memasuki wilayah bencana. Sebanyak 15 ton garam disiapkan untuk disemai sebanyak tiga kali sorti penerbangan dalam satu hari dan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Operasi TMC merupakan cara modifikasi cuaca dengan menabur zat NaCl di langit menggunakan pesawat dan dianggap paling efektif untuk mengendalikan potensi awan hujan.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

10 Desa Wisata Terbaik Labuan Bajo Ikuti Pelatihan Beti Dewi

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Hadiri Pelantikan Rektor Baru Universitas Metamedia*

Kabar Daerah

Terhambat Geografis dan Keamanan, Dana Desa Tahap I di Tolikara Tetap Sukses Mengalir

Kabar Daerah

Bantuan Pembangunan Saluran Pembuangan 1500 Meter Senangkan Petani Dusun Karanganyar

Kabar Daerah

Para Artis Ini Bawa Semangat Baru bagi Desa-Desa di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Kabar Daerah

UMKM Desa Plosokerep Naik Kelas dengan Digital Marketing dan Marketplace

Kabar Daerah

Limau Matubu Juarai Marikurubu Cup 2, Taufik Madjid: “Kita Punya Potensi Liga Desa di Maluku Utara!”

Kabar Daerah

Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Desa: Kapuas Luncurkan Sistem CMS