Home / Kabar Desa

Rabu, 1 September 2021 - 20:01 WIB

Membuka potensi pasar suku cadang perahu bumdesa Ngudi Santoso

017 Agus Prijadi - Penulis

Ketua bumdes menunjukkan suku cadang perahu

Ketua bumdes menunjukkan suku cadang perahu

TV DESA-PATI. Bumdesa Ngudi Santoso Desa Pecangaan Kecamatan Batangan Kabupaten Pati telah mulai melengkapi usaha tokonya dengan menyediakan kebutuhan para nelayan. Sebelumnya  menyediakan perbekalan logistik melaut dan bermacam-macam cat untuk kebutuhan pengecatan perahu-perahu nelayan. Dengan tambahan modal dana desa tahun 2020 sebesar 100 juta, unit toko mulai menyediakan sejumlah suku cadang mesin perahu dan menambah bahan perbekalan.

Bumdesa ini memang ada rencana untuk menyediakan semua kebutuhan nelayan seperti berbagai macam jaring tapi terkendala modal seperti yang disampaikan salah seorang pengurusnya, Pak Nur Hadi “jaring sangat dibutuhkan nelayan untuk mencari ikan tapi kami terkendala modal yang lebih besar untuk menyediakan stoknya” ujarnya. Sehingga saat ini bumdes belum bisa menyediakan berbagai macam jaring atau bobo untuk menangkap kepiting atau rajungan.

Baca Juga |  Aksi Simpatik Bhabinkamtibmas Desa di Bangka Tengah Ini Berbuah Penghargaan
250 perahu tambat di sungai Desa Pecangaan
Pendampingan registrasi badan hukum bumdes
berbagai macam suku cadang perahu

Sebenarnya potensi pasar untuk peralatan nelayan dan perbekalan cukup menjanjikan bagi usaha bumdes ini karena sebagian besar nelayan akan membeli ke daerah Rembang atau Juwana yang jaraknya sekitar 15 KM dari daerah ini. “ada sekitar 250 perahu yang tambat di sungai ini setiap hari” ungkap Pak Sekdes Mardan yang hari ini berkunjung ke gedung bumdesa dalam rangka registrasi badan hukum bumdes. “Setiap berangkat, nelayan selalu membutuhkan perbekalan dan suku cadang untuk jadi cadangan apabila mengalami kerusakan di tengah laut, sehingga suku cadang itu tetap dibutuhkan” ujarnya.

Baca Juga |  Antisipasi Karhutlah, Warga diimbau tak bakar lahan.

Dari segi kebutuhan tenaga kerja, setiap perahu bisa membutuhkan antara 2 sampai dengan 4 orang awak setiap melaut, tergantung musimnya. Apabila musim ikan teri dan rajungan tiba, maka jumlah awak perahu bisa mencapai 4 orang setiap berangkat. Dan ini bisa membuka lapangan pekerjaan di desa. Nelayan desa ini terkenal dengan tangkapan rajungannya tapi saat ini belum musimnya. Rajungan telah membuka banyak lowongan kerja juga dengan usaha kupas kulit rajungan dimana dagingnya banyak dikirim ke pabrik untuk dieksport.

Berita ini juga bisa dilihat di website desa: http://pecangaan-batangan.desa.id/2021/09/01/membuka-potensi-pasar-suku-cadang-perahu-bumdesa-ngudi-santoso/

Berita ini 98 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Desa

Rayakan Idul Fitri, Warga Dusun Pegundalan Pejawaran Banjarnegara Gelar Makan Bersama

Kabar Desa

Arus Mudik Di Perbatasan Nganjuk -JombangTerpantau Lancar Meskipun Dipenuhi Takbir Keliling

Kabar Desa

Pemdes Oehan Kembali Salurkan BLT KPM Lansia dan Disabilitas

Kabar Desa

Door to Door Pemdes Pulau Rajak Salurkan BLT DD Tahap Pertama TA 2024

Kabar Desa

“Pecah Telur” Desa Se Kecamatan Kedondong Sudah Salurkan BLT DD

Kabar Desa

Penjaringan Aspirasi Masyarakat Dusun Podomoro Pekon Negri Agung Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Fraksi PDI-P Wahyu Agus Fediawan B,Bus

Kabar Desa

Camat Kedondong : 10 dari 12 Desa Sudah Salurkan BLT DD Triwulan 1

Kabar Desa

Tingkatkan Gizi Masyarakat, Pemdes Gunung Sugih Realisasikan Program Ketahanan Pangan Hewani