Home / Profil

Sabtu, 6 Juli 2024 - 20:55 WIB

Menelusuri Jejak Sejarah Perjuangan di Desa Gumeng, Mojokerto

@ADMIN 1 - Penulis

TVDesa – Mojokerto : Di tengah pemukiman Desa Gumeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, berdiri kokoh sebuah monumen bernama Tugu Gumeng atau Tugu Peluru. Monumen ini bukan sekadar hiasan, melainkan saksi bisu pertempuran heroik antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) melawan Belanda pada tahun 1948.

Dibangun di atas tanah penuh kenangan, Tugu Gumeng menjulang setinggi 7 meter dengan diameter 50 cm. Bentuknya yang menyerupai peluru dan topi baja menjadi pengingat perjuangan Kapten Soenaryo dan pasukannya melawan Belanda di bawah pimpinan Danki Kapten Sunaryo.

Menelusuri Jejak Sejarah

Prasasti pada monumen bertuliskan, “DI SINI PERNAH TERJADI PERANG MELAWAN PENJAJAH BELANDA YANG DIPIMPIN OLEH DANKI KAPTEN SUNARYO”. Prasasti ini menjadi pengingat pengorbanan para pahlawan yang gugur demi kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga |  Adat Ngarot Desa Tugu Berlangsung Meriah

Menurut Warsini, seorang warga setempat, Kapten Soenaryo ditunjuk sebagai komandan kompi untuk membantu pertahanan di sektor barat (daerah Gondang). Namun, Belanda mengetahui rencana tersebut dan menyerang pasukan Kapten Soenaryo dengan senapan mesin dari udara. Pertempuran sengit ini mengakibatkan gugurnya Kapten Soenaryo dan pasukannya.

Monumen Sebagai Pengingat dan Pendorong Generasi Muda

Pembangunan Tugu Gumeng diprakarsai oleh masyarakat Desa Gumeng dan dibantu oleh Bupati Mojokerto kala itu, Achmad Basuni. Diharapkan, monumen ini dapat menjadi pengingat bagi generasi muda tentang perjuangan para pahlawan dan mendorong mereka untuk mencontoh semangat juang para pahlawan.

Lebih dari sekadar monumen, Tugu Gumeng menjadi simbol perlawanan dan kegigihan rakyat Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Keberadaannya di tengah Desa Gumeng yang terpencil menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan itu tak lekang oleh waktu dan harus terus dilestarikan.

Baca Juga |  Miliki Spot Pariwisata Melimpah, Malaka Butuh Keseriusan Majukan Potensi Wisata

Tugu Gumeng: Bukti Nyata Kegigihan Bangsa

Tugu Gumeng bukan hanya sebuah monumen, tetapi juga bukti nyata kegigihan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan. Keberadaannya di lereng Pegunungan Anjasmoro menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menghormati dan menghargai jasa para pahlawan.

Informasi Tambahan:

Jarak Tugu Gumeng dari Kota Mojokerto: sekitar 28 km
Akses menuju Desa Gumeng: melalui Jalan Raya Gondang-Pacet, kemudian jalan sempit dan berliku sejauh 10 km
Fasilitas di sekitar Tugu Gumeng: minim, hanya ada beberapa warung kecil

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 2 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Profil

Warung-Warung Ikan Asap Tamansari: Menjanjikan Ekonomi dan Wisata Kuliner

Profil

Tradisi Merti Desa Bibis Kulon: Melestarikan Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi

Profil

Jelajah Desa Gumeng: Permata Tersembunyi di Ujung Hutan Rimba

Profil

Mengapa Warga Sikabu Ini Syukuri Usaha Ikan Laut Segarnya?

Profil

Tangan Dingin Emiko, Antarkan Perempuan Nagari Punya Panggung di Solok

Profil

Memperkuat Perempuan Akar Rumput: Sebuah Kisah Pelatihan di Sumatera Barat

Profil

Punya 55 Domba, Perangkat Desa Ini Juga Peduli Pustaka

Profil

Ini, Arti Penting BUMDes Bagi Jawa Barat