Home / Kabar Desa

Minggu, 7 Juli 2024 - 12:02 WIB

Merawat Tradisi, Menjaga Keberlangsungan: Ruwat Sumber Mata Air di Pekon Talang Rejo dan Tanjung Anom

@ADMIN 1 - Penulis

TVDesa – Tanggamus : Diiringi kicauan burung dan kesejukan embun pagi, warga Pekon Talang Rejo dan Tanjung Anom, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, berkumpul di sumber mata air Pekon Talang Rejo pada Minggu pagi (7/7/2024). Tradisi tahunan Sedekah Desa berupa Ruwat Sumber Mata Air kembali digelar sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan air yang menopang kehidupan mereka.

Beragam hidangan, tumpeng, dan ayam bekakak dibawa oleh warga untuk memeriahkan ritual ini. Tradisi yang rutin dilakukan setiap tanggal 1 Muharram (Suro) ini menjadi momen untuk memanjatkan doa dan rasa syukur atas limpahan air yang jernih dan melimpah.

Ritual diawali dengan meletakkan sesajen, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, zikir, sholawat, dan doa bersama. Suasana khusyuk dan penuh rasa syukur menyelimuti seluruh warga yang hadir. Acara kemudian ditutup dengan makan bersama, mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan antar warga.

Baca Juga |  Takbir gamelan Jawa dari Kalurahan Sogan

Sumardi, Kepala Pekon Tanjung Anom, dan Helmi, Kepala Pekon Talang Rejo, dalam sambutannya menyampaikan pesan pentingnya menjaga kelestarian sumber mata air. Selain sebagai kebutuhan vital manusia, air juga berperan penting dalam konservasi dan meningkatkan kesuburan tanah.

“Marilah kita jaga bersama sumber air ini agar tetap terawat dan terus mengalir untuk kehidupan kita semua,” ajak Sumardi.

Mbah Togog (75), tokoh masyarakat setempat, menambahkan bahwa tradisi ruwatan ini telah dilakukan turun-temurun sebagai bentuk komitmen warga untuk melindungi sumber mata air. “Air adalah sumber kehidupan, anugerah yang harus kita jaga dan lestarikan,” tegasnya.

Baca Juga |  Nilai Draw, Dua Peserta Tes Perangkat Desa Bubakan Lakukan Ujian Ulang Online. Hasil Tertinggi Lolos!

Melalui tradisi ini, warga berharap debit air di sumber mata air Amust atau Wetan Kali tetap deras mengalir dan menunjang kehidupan mereka, terutama para petani yang mengandalkan air untuk mengairi sawah.

Semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber mata air patut diapresiasi. Tradisi ruwatan ini menjadi pengingat bahwa alam dan sumber daya alam harus dijaga dan dilestarikan untuk generasi penerus.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 8 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Desa

BUMDes Kerabat Mentebah Berkinerja Positif, Gencarkan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

Kabar Desa

Jalan Santai Dipadati Ribuan Masyarakat Desa Lengkong

Kabar Desa

Mengubah Limbah Sampah Dusun Regek Desa Sambirejo, Menjadi Kreasi Bernilai

Kabar Desa

Wanita Agen Pancasila: Mendidik Keluarga Berkarakter Pancasila di Gondoharum

Kabar Desa

Mahasiswa KKN UIN Surakarta Berikan Semangat Baru Bagi Karang Taruna Dusun Kembang

Kabar Desa

Kampung Londo: Surga Kuliner Baru di Desa Panggungroyom

Kabar Desa

Sedekah Bumi Dusun Traseng: Meriahnya Kirab Tumpeng dan Ucapan Syukur atas Hasil Panen

Kabar Desa

Desa Kapitu Kembangkan Ekowisata Berkelanjutan dengan Pelatihan dari POLIMDO