Home / Kabar Daerah

Rabu, 22 September 2021 - 15:47 WIB

Minahasa Tenggara Tuntaskan Rembuk Stunting Desa

BILLY R.KAWUWUNG - Penulis

 

TV Desa – Minahasa Tenggara : Tahun 2022 Kabupaten Minahasa Tenggara menjadi salah satu Kabupaten Lokus dalam hal pencegahan dan penanganan Stunting, sehingga Intervensi dilakukan dengan melaksanakan Rembuk Stunting di 135 Desa  yang dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, Camat di 12 Kecamatan, Termasuk Pihak Puskesmas diberikan kesempatan untuk menyampaikan Data Perkembangan Gizi di desa serta Jumlah anak Stunting di masing-masing Desa.

Rembuk Stunting Desa  juga menjadi Panggung Tersendiri bagi Kader Pembangunan Manusia di desa,karena Skenario yang dibangun adalah KPM menyampaikan Proses Pendataan bagi keluarga 1000 HPK serta sosialiasi Pemanfaaatan Aplikasi eHDW bagi peserta Rembuk Stunting, sehingga sehingga Keluarga 1000 HPK yang hadir bisa mendengarkan penjelasan serta Solusi penyelesaian masalah Gizi.

Baca Juga |  Cegah Covid-19, Warga Desa Pagersari Antusias Ikuti Vaksin

Wakil Bupati Minahasa Tenggara Drs. Jesaya Joke Legi dalam Kesempatannya menghadiri Rembuk Stunting di desa Tolombukan Kecamatan Pasan menyampaikan Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dalam Hal Pencegahan dan Penanganan Stunting, sehingga Desa-desa diwajibkan untuk memperhatikan Pengalokasian Dana Desanya untuk Intervensi pencegahan dan penanganan Stunting di desa.

“Rekomendasi yang di Hasilkan sangat beragam, diantaranya Meningkatnya pembiayaan untuk Makanan Tambahan untuk Ibu Hamil dan Balita serta Pengadaan Alat Kesehatan yang memenuhi Standart Kesehatan sehingga bisa Menopang Kader Posyandu dan kader pembangunan Manusia di desa” ujar Marfin Wohos, Kader Pembangunan Manusia Desa Wongkai satu kecamatan Ratahan Timur. Jeane Ratulangi KPM Desa Tolombukan Kecamatan Pasan juga berharap “Rembuk Stunting Desa kedepan menjadi Agenda Resmi dalam Tahapan Perencanaan pembangunan  di desa”.

Baca Juga |  Konsultasi STOK, Dinkominfo OKU Kunjungi Dinkominfo Statistik dan Persandian Banyuasin

Proses Rembuk Stunting Desa Tahun 2021 dihadiri oleh 4.688 warga yang tersebar di 135 desa bahkan berhasil menetapkan Pengurus harian Rumah Desa Sehat (RDS) berjumlah 872 orang.

Hukum Tua (Kepala Desa)  Molompar Timur Irfan Idris menyatakan Hasil Rembuk Stunting di desa kemudian menjadi Bahan Rekomendasi untuk penyusunan RKPDes  sampai APBDes Tahun 2022,sehingga semua rekomendasi wajib dikawal oleh Desa sebagai bentuk Konvergensi Pencegahan dan Penanganan Stunting di desa.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 430 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kepri Bersinar: 57 Desa/Kelurahan Bebas Narkoba

Kabar Daerah

30 Desa di Lembata, Jadi Ajang Mahasiswa Berdaya untuk Kedaulatan Pangan

Kabar Daerah

Semarak Milad IPM Ke-63, PD IPM Kudus Gelar Berbagai Acara Kreatif

Kabar Daerah

Dana Desa Sampang 2024: Kucuran Dana Fantastis untuk Bangun Desa

Kabar Daerah

Percepatan Penanganan Dampak Bencana Sumbar : Misi Gempuran Gubernur Mahyeldi ke BNPB

Kabar Daerah

Jalan Padang Panjang-Sicincin Ruas Lembah Anai Kembali Dibuka, Sistem Buka Tutup diberlakukan

Kabar Daerah

254 Desa di Lombok Timur, Kembangkan Homestay untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Kabar Daerah

BNN Belu Gandeng 30 Kades Bersinar Cegah Narkoba di Perbatasan RI-Timor Leste