Home / Kabar Desa

Selasa, 7 Mei 2024 - 15:53 WIB

Nagari Lubuk Gadang Selatan Terapkan Metode Tanam Padi M-TOT

Wawan Hermawan - Penulis

Wali Nagari Lubuk Gadang Selatan, Joni Permadi. (Image Courtesy: Haluan)

Wali Nagari Lubuk Gadang Selatan, Joni Permadi. (Image Courtesy: Haluan)

TVDesa – Solok Selatan : Sistem tanam padi dengan metode tanam mulsa tanpa olah tanah (M-TOT) menjadi pilihan Pemerintahan Nagari (Pemnag) Lubuk Gadang Selatan, sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan nagari.

“Penerapan metode tanam M-TOT dilakukan berdasarkan hasil musyawarah nagari atau rencana kegiatan pembanguan (RKP) nagari dan berpedoman pada Kepmendesa 82 Tahun 2022 tentang pedoman ketahanan pangan di desa/nagari,” terang Joni Permadi, Pj. Wali Nagari Lubuk Gadang Selatan, di ruang kerjanya, Selasa (7/5/2024).

Untuk lokasi penanaman padi, pemnag menetapkan dua nagari persiapan yaitu, Nagari persiapan Lubuk Gadang Barat dan Nagari persiapan Lubuk Gadang Barat Daya, sebagai lokasi dengan luasan tanam 1 hektare.

Baca Juga |  Relawan Desa Molintogupo Grebek Dusun Edukasi Covid19 Dan Vaksinasi

“Lokasi penanaman itu ditetapkan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan nagari, berdasarkan hasil koordinasi dari Dinas Pertanian, Balai Penyuluh Pertanian, dan Pos Penyuluhan Nagari (Posluhnag), yang kemudian dirapatkan bersama pada forum RKP Nagari,” terang Joni Permadi yang akrab disapa pak Jepe.

Jepe melanjutkan, bahwa nagari akan terus melakukan evaluasi berkala atas program tersebut melalui Pelaksana Kegiatan Anggaran (PKA), berkolaborasi dengan wali jorong dan posluhnag di masing-masing nagari sebagai bahan pertimbangan kelanjutan program tersebut.

Baca Juga |  Unggulkan pertanian, Desa Terusan Mulya Mampu Hasilkan 5.000 Ton Beras

Sebab anggaran nagari yang terbatas, sebanyak 20 peserta perwakilan dari masing-masing kelompok tani di Nagari tersebut, dilibatkan dalam program itu sebagai bahan percontohan.

“Harapannya kelompok tani lainnya, dapat ikut melihat dan menganalisa sistem tanam M-TOT ini,” pungkas Jepe.

Seluruh proses pelaksanaan metode M-TOT di lapangan, dilaksanakan dengan bimbingan dan panduan dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sangir.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 1 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Desa

Mainai Optimalkan Dana Desa Untuk Benih Jagung dan Pupuk Cair

Kabar Desa

Dana Desa Bawai: Jalan Mulus, MCK Baru, dan Kesejahteraan Meningkat

Kabar Desa

Tenongan : Tradisi Yang Masih Lestari Hingga Saat Ini

Kabar Desa

Empat Desa di Abang Laksanakan Nyepi Adat, Sekolah dan Toko Tutup

Kabar Desa

Cipakat Maju Menuju Desa Sadar Hukum: Wujudkan Masyarakat Patuh Hukum

Kabar Desa

Penanggal Rayakan Grebeg Ambengan: Syukur, Budaya, dan Semangat Desa

Kabar Desa

Semangat Gotong Royong Semarum Wujudkan Desa Bersih

Kabar Desa

Siap Hadapi Bencana, Desa Les Bidik Juara ADWI 2024