Home / Kabar Daerah

Selasa, 30 Agustus 2022 - 19:36 WIB

Pemdes se-Kabupaten Sigi Diminta Perkuat Mitigasi Bencana

Yadi - Redaksi Jakarta - Penulis

Staf Ahli Bupati Sigi Bidang Hukum dan Politik Tony W Ponulele mewakili Bupati Sigi Mohamad Irwan menyampaikan sambutan pada sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 49 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Bencana Berdasarkan Kewenangan Desa, di Palu, Selasa (30/8/2022). (Prokopim Setda Pemkab Sigi)

Staf Ahli Bupati Sigi Bidang Hukum dan Politik Tony W Ponulele mewakili Bupati Sigi Mohamad Irwan menyampaikan sambutan pada sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 49 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Bencana Berdasarkan Kewenangan Desa, di Palu, Selasa (30/8/2022). (Prokopim Setda Pemkab Sigi)

TVDesa – Sigi : Pemerintah desa se-Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, diminta untuk memperkuat mitigasi bencana dalam rangka pengurangan dampak dan risiko bencana.

“Pengurangan risiko dan penanggulangan dampak bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, tetapi juga menjadi tanggung semua termasuk pemerintah desa,” ucap Staf Ahli Bupati Sigi Bidang Hukum dan Politik Tony W Ponulele, di Palu, Selasa (30/8/2022).

Tony mengatakan Pemkab Sigi bersama DPRD sepakat membentuk dan Peraturan Daerah Nomor 49 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Bencana Berdasarkan Kewenangan Desa.

“Ini sudah disahkan, dan mulai disosialisasikan kepada masyarakat termasuk perangkat di semua desa,” teran Tony.

Sigi, disebut Tony, menjadi satu daerah potensi kebencanaannya tergolong relatif tinggi, meliputi banjir bandang, tanah longsor, gempa bumi, dan puting beliung. Oleh karena itu, pemerintah desa diharapkan memprioritaskan pengurangan dan penanggulangan dampak bencana alam.

Baca Juga |  Untuk Desa, Pemprov Sulut Sosialisasikan Program PDIP

“Misalnya keberadaan sesar Palu-Koro yang membentang di Bumi Sigi menjadi salah satu potensi bencana yang harus disikapi secara serius,” ujar Tony.

Menurut dia, potensi ini tidak hanya berdampak pada gempa bumi, tetapi juga menimbulkan peluluhan atau pencairan tanah, longsor, likuefaksi, dan tanah ambles.

Oleh karena itu, kata dia, diperlukan perhatian serius melalui upaya-upaya yang komprehensif, terkoordinasi dan terpadu, serta berkelanjutan dalam penanganannya.

“Belajar dari pengalaman bencana tahun sebelumnya, di mana bencana berdampak langsung pada rusaknya infrastruktur, psikologis, dan kesehatan masyarakat,” katanya.

Baca Juga |  Lembaga Desa Digital Gelar Musyawarah Nasional II di Cigondewah

Oleh karena itu, menurut dia, langkah pengurangan risiko bencana dengan penguatan mitigasi di tingkat desa harus dioptimalkan.

Pemkab Sigi bekerja sama dengan Yayasan Pusaka Indonesia menyosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 49 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Bencana Berdasarkan Kewenangan Desa kepada perangkat desa se-Kabupaten Sigi, di Palu, Selasa.
Pemkab Sigi kerja sama Yayasan Pusaka Indonesia menyosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 49 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Bencana Berdasarkan Kewenangan Desa, di Palu, Selasa (30/8/2022). (ANTARA/HO-Dok Prokopim Setda Pemkab Sigi)

Berita ini 61 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kepala BNPB Imbau Masyarakat Tetap Waspada saat Arus Balik Lebaran 2024

Kabar Daerah

Kawasan Aia Angek Aman Dilalui Setelah Sedimen Tuntas Dibersihkan*

Kabar Daerah

Shalat Id Bersama Warga, Gubernur & Wagub Sumbar, Ucapkan Selamat Lebaran

Kabar Daerah

Gubernur, Kapolda, dan Forkopimda Sumbar Pantau Pos Pengamanan Idul Fithri

Kabar Daerah

Open House Gubernur Sumbar Terbuka untuk Umum, Masyarakat Silahkan Datang*

Kabar Daerah

Gubernur Sumbar : Terima Kasih Kemenhub, Telah Fasilitasi Mudik Gratis Ratusan Perantau Sumbar

Kabar Daerah

Aksi Kemanusiaan Forum OSIS Jateng Salurkan Bantuan Kemanusiaan kepada Korban Banjir Demak

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Pimpin Penandatanganan Kerja Sama Pemprov dan Empat Kabupaten/Kota Terkait Pengelolaan Sampah*