Home / Kabar Pusat

Jumat, 17 September 2021 - 15:21 WIB

Pendataan SDGs Desa, Rembang Diyakini Mampu Tangani Kemiskinan Ekstrem Dengan Cepat

@ADMIN 2 - Penulis

TV Desa – Rembang : Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengapresiasi Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang berhasil menjadi salah satu daerah tercepat dalam menyelesaikan pendataan SDGs Desa.

Halim Iskandar meyakini, Kabupaten yang mendapatkan penghargaan utama pendataan SDGs Desa ini akan mampu menangani kemiskinan ekstrem di daerahnya dengan cepat.

” Apresiasi ini menunjukkan bahwa Bupati Rembang sangat faham pentingnya data level desa untuk menyelesaikan permasalahan. Dan permasalahan mendesak adalah terkait kemiskinan ekstrem,” ujarnya di Pendopo Bupati Rembang, Jumat (17/9/2021).

Gus Menteri mengatakan, pendataan SDGs Desa yang telah selesai akan digunakan sebagai basis data dalam menyelesaikan kemiskinan ekstrem di desa. Dalam data tersebut, semua warga miskin ekstrem di desa akan terdata secara detil.

Baca Juga |  Wamendes Paiman Dorong Hilirisasi BUMDes Agar Berdaya Saing di Pasar Ekspor

Menurutnya, dengan begitu maka penyelesaian permasalahan kemiskinan ekstrem di desa dapat dilakukan dengan benar dan tepat sasaran. Untuk diketahui, Presiden RI Joko Widodo menargetkan tahun 2024 Indonesia terlepas atau nol persen dari kemiskinan ekstrem.

” Tidak perlu menunggu tahun 2024. Target kita untuk Rembang, tahun 2022 kita harapkan warga dengan kemiskinan ekstrem di rembang sudah selesai,” ujarnya.

Di samping itu, Gus Menteri juga mengapresiasi Kabupaten Rembang yang telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa hingga bulan ke 9. Menurutnya, keseriusan pemerintah dalam menyalurkan BLT Dana Desa akan sangat membantu menangani permasalahan ekonomi warga akibat pandemi covid-19.

Baca Juga |  Program PKK Desa kreatif menuju Doplang Cemerlang

” BLT Rembang sekarang sudah masuk bulan ke 9. Artinya semua yang berhak atas BLT Dana Desa sudah menerima sejak sekarang ini. Padahal September masih lama,” ujarnya.

Di sisi lain, Abdul Hafidz sebagai Bupati Rembang mengatakan, SDGs Desa yang dipelopori oleh Gus Menteri ini menjadi terobosan program pembangunan desa yang lebih terarah, terkonsep, dan terukur. Ia berharap, SDGs Desa menjadi pintu bagi percepatan pembangunan desa-desa di Rembang.

” Mudah-mudahan dengan terobosan ini bisa mengungkit kesejahteraan masyarakat, dan menjadikan Rembang sebagai daerah berkembang bahkan maju,” ujar Abdul Hafidz.

Berita ini 28 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Pusat

Mendes: Jumlah Desa Mandiri Tembus Sebelas Ribu, Lampaui Target RPJMN

Kabar Pusat

Gus Halim : Inovasi Kader Digital Bakal Percepat Pembangunan Desa

Kabar Pusat

Kemendes PDTT Raih Penghargaan Kearsipan Kategori Sangat Memuaskan

Kabar Pusat

Konsep Model Bisnis Sosial Untuk Pengembangan Pariwisata Desa

Kabar Pusat

50 Desa Wisata Terbaik ADWI 2024 Diumumkan

Kabar Pusat

3 Desa Wisata Kabupaten Padang Pariaman Masuk 300 Besar ADWI 2024

Kabar Pusat

34 Desa Wisata di Sumatera Barat Lolos 500 Besar ADWI 2024

Kabar Pusat

Desa dengan Air Bersih Didorong Jadi Kesepakatan Global dalam WWF Bali