Home / Kabar Daerah

Jumat, 8 Oktober 2021 - 16:14 WIB

Pengentasan Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Brebes

Toto Pranoto - Penulis

TV Desa – Brebes : Gerak cepat Pemerintah Kabupaten Brebes dalam upaya nyata pengentasan kemiskinan ekstrem Kabupaten Brebes sampai nol persen tahun 2021 sd 2024, menjadi agenda rapat utama koordinasi, yang mengambil tempat di meeting Room Hotel Anggraeni, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (8/10/2021).

“Kemiskinan ekstrem ada 25 Desa dari 4 Kecamatan di Kabupaten Brebes. Kecamatan-kecamatan tersebut yaitu Bulakamba, Bantarkawung, Larangan, dan Salem,” papar Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE MH, saat memberikan sambutan.

Selanjutnya ibu Bupati juga menyampaikan salah satu cara mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Brebes yaitu dengan Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Maksud dari pada PKTD tersebut adalah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat miskin. Juga disampaikan oleh ibu Bupati, mengenai penggunaan Dana Desa untuk pembangunan RTLH dan BLT DD.

Baca Juga |  Indonesia - Malaysia Sepakati MOU Perlindungan Pekerja Migran

Dalam kesempatan tersebut, ibu Bupati juga menyampaikan bahwa percepatann penyaluran Dana Desa tahun 2021, percepatan Vaksinasi kepada masyarakat melalui para kepala Desa dan Sekdes tahun 2021, dan prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2022,  juga dibahas dalam rakor tersebut. Perihal vaksinasi, Hj Idza Priyanti SE MH juga mengharapkan peningkatan prosentasi vaksinasi di Kabupaten Brebes mencapai 50%, supaya tidak ketinggalan dari kabupaten lain.

Rapat koordinasi tersebut, selain dihadiri oleh Bupati Brebes, juga turut diikuti Dinpermades, Camat Brebes, Camat Jatibarang, Camat Larangan, Camat Songgom, dan Sekdes, serta Sekdes di 4 Kecamatan tersebut.

Kabupaten Brebes merupakan salah satu daerah dengan angka kemiskinan ekstrem tertinggi di Jawa Tengah. Sebanyak 187.000 warga berpenghasilan Rp345.000 per bulan dan menempati rumah tidak layak huni. Dari hasil pemetaan Baperlitbangda Kabupaten Brebes, lima desa di lima kecamatan berkategori miskin di Brebes, dijadikan proyek percontohan penanganan miskin ekstrem, dengan melakukan intervensi penanganan berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dan indeks desa membangun (IDM). Kemiskinan ekstrim di Brebes, diduga selain karena faktor beban hidup dan daya beli, kenaikan angka kemiskinan juga akibat pandemi Covid-19.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 144 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Kepri Bersinar: 57 Desa/Kelurahan Bebas Narkoba

Kabar Daerah

30 Desa di Lembata, Jadi Ajang Mahasiswa Berdaya untuk Kedaulatan Pangan

Kabar Daerah

Semarak Milad IPM Ke-63, PD IPM Kudus Gelar Berbagai Acara Kreatif

Kabar Daerah

Dana Desa Sampang 2024: Kucuran Dana Fantastis untuk Bangun Desa

Kabar Daerah

Percepatan Penanganan Dampak Bencana Sumbar : Misi Gempuran Gubernur Mahyeldi ke BNPB

Kabar Daerah

Jalan Padang Panjang-Sicincin Ruas Lembah Anai Kembali Dibuka, Sistem Buka Tutup diberlakukan

Kabar Daerah

254 Desa di Lombok Timur, Kembangkan Homestay untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Kabar Daerah

BNN Belu Gandeng 30 Kades Bersinar Cegah Narkoba di Perbatasan RI-Timor Leste