Home / Kabar Daerah

Rabu, 15 September 2021 - 06:54 WIB

Pohuwato Bakal Terbitkan Perda Adat, Kades Torosiaje Angkat Bicara.

Noldi Dehi - Penulis

TV DESA-POHUWATO: Tak lama lagi Kabupaten Pohuwato – Gorontalo bakal miliki Perda Kelembagaan adat. Hal ini terungkap melalui rapat kerja  BAPEMPERDA DPRD Kab. Pohuwato bersama unsur Pemerintah Daerah, tenaga ahli, kelembagaan adat, Pemdes Torosiaje dan Pemdes Banuroja di ruang rapat DPRD Kab. Pohuwato, Selasa (14/9).

Foto : Kades Torosiaje Kec. Popayato – Pohuwato Uten Saerullah, S.Pd

Dalam kesempatan itu Pemdes Torosiaje – Lembaga Adat Suku Bajo yang diwakili Kepala Desa Uten Saerullah, S.Pd mengkomfirmasi tanggapannya terkait Ranperda tersebut. “Saya sampaikan bahwa, Torosiaje serumpun yang terdiri atas Desa Torosiaje, Torosiaje Jaya dan Bumi Bahari mayoritasnya dari Suku Bajo dan budaya yang kami jalankan secara turun temurun merupakan warisan dari nenek moyang” kisah Uten sang kades muda.

Baca Juga |  Rapat Koordinasi Rutin TPP Kabupaten Pringsewu

Beliau Melanjutkan “ Implementasi pelaksanaan Perda kelembagaan Adat, nantinya menjadi rujukan penyusunan dan penetapan Perdes Kelembagaan Adat di Desa. Kami akan bermusyawarah bersama 3 (tiga) desa lainnya untuk menetapkan Perdes bersama, lalu menetapkan Perdes di masing-masing desa nantinya” lanjut kades lajang ini.

Sementara itu,  Bakran Kolosoi selaku TA. PMD Kab. Pohuwato memaparkan turunan regulasi mulai dari Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa dan Peraturan pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa mampu dapat dijabarkan dengan cermat oleh Perda nantinya. Sosok eksentrik pun menambahkan “Pengaturan kelembagaan desa dan lembaga adat telah diatur melalui Permendagri Nomor 18 Tahun 2018 Pasal 9, jelas sekali disitu”. Ujarnya.

Baca Juga |  Bupati Pesawaran Mengikuti Acara Kenegaraan, Secara Virtual
Foto : TA PMD Kab. Pohuwato Bakran Kolosoi sedang memberikan Tanggapannya dalam RDP kemarin, Selasa (14/9).

“Saya berharap perda ini mengakomodir skema pendanaan, misalnya insentif para pelaksana adat dapat di danai melalui APBD daerah (ADD). Dan untuk proses pelestarian kegiatan adat di masing-masing desa dapat di danai oleh DDS bersumber dari APBN” Tambah Bakran. (ND)

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 352 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Beri Tausiyah Subuh di Masjid Baiturrahmah Agam, Mahyeldi Ingatkan Orang Tua Jangan Tinggalkan Generasi Lemah

Kabar Daerah

Bawaslu Bone Bolango ; Forum Warga Wadah Pengawasan Partisipatif Masyarakat dalam Pemilukada Serentak 2024

Kabar Daerah

10 Desa Wisata Terbaik Labuan Bajo Ikuti Pelatihan Beti Dewi

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Hadiri Pelantikan Rektor Baru Universitas Metamedia*

Kabar Daerah

Terhambat Geografis dan Keamanan, Dana Desa Tahap I di Tolikara Tetap Sukses Mengalir

Kabar Daerah

Bantuan Pembangunan Saluran Pembuangan 1500 Meter Senangkan Petani Dusun Karanganyar

Kabar Daerah

Para Artis Ini Bawa Semangat Baru bagi Desa-Desa di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Kabar Daerah

UMKM Desa Plosokerep Naik Kelas dengan Digital Marketing dan Marketplace