Home / Kabar Desa

Selasa, 21 September 2021 - 21:16 WIB

Rakor TPP Pohuwato dihadiri Korprov, Agendanya Entaskan Kemiskinan Desa.

Noldi Dehi - Penulis

Foto: Rakor Bulanan TPP Kab. Pohuwato diawali dengan mendengarkan arahan Gus Mentri Desa PDTT.

Foto: Rakor Bulanan TPP Kab. Pohuwato diawali dengan mendengarkan arahan Gus Mentri Desa PDTT.

TV Desa- Pohuwato: Rapat Koordinasi Kab. Pohuwato yang dihadiri oleh Tim Pendamping Profesional (TPP) yang terdiri dari Tenaga Ahli Madya Provinsi, TA-Pemberdayaan Masyarakat dan Pendamping Desa. berakhir tadi sore bertempat di Sekretariat TPP Pohuwato, Selasa (21/9).

Ihwal pelaksanaan rakor kabupaten tersebut membahas prioritas dana desa tahun 2022 dengan menjewantahkan  Permendesa PDTT nomor 7 tahun 2021 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2022 dalam perencanaan desa. Prioritas dalam permendes yang mencakup 3 hal strategis. Pemulihan ekonomi sesuai kewenangan desa, prioritas nasional berdasarkan kewenangan desa dan mitigasi penanganan bencana alam dan non alam sesuai kewenangan desa.

Foto: Koorprov Gorontalo. Zukri Harmain menyampaikan arahan dan amanatnya pada peserta rakor.

Tak ketinggalan momentumnya, TAM Zukri Harmain yang menjabat Korprov Gorontalo sengaja datang ambil bagian dalam menguatkan personil penggiat desa di kab. pohuwato. kedatangannya memberikan aura positif dan gairah baru bagi para peserta rakor. Antusias pun terpancar dari peserta, terbukti seluruh peserta mengikuti kegiatan tersebut sampai dengan selesai.

“Pendamping desa adalah petugas mulia yang ada di desa, yang membantu Pemdes dan masyarakat dalam pembangunan dan pemberdayaan. Selain mengawal DDS agar sesuai target Kementrian Desa PDTT sebagai naungan kita, para PD dan PLD di masing-masing wilayah hendaknya mempersiapkan diri dalam mengantisipasi waktu pelaksanaan anggaran tinggal 3 bulan atau efektif 80 hari” Ucap Zukri Harmain dalam amanatnya.

Baca Juga |  Evaluasi Laporan Pengelolaan Usaha BUMDesa

“Penilaian umum saya kepada TPP pohuwato sungguh berkinerja diatas rata-rata, kompak dalam organisasi, capaian realisasi DDS pohuwato diatas 80%. sebagai korprov kedatangan saya disini menginformasikan terkait rekrutmen PLD tahun 2022 mendatang.  Secara nasional kebutuhan PLD sebanyak 35.000 orang tentu berbasis anggaran perwilayah. untuk pengisian TAPM Kabupaten dan PD kecamatan yang kosong, mengikuti jenjang karir dengan sistim promosi yang memenuhi syarat adalah mereka dengan penilaian kinerja terbaik selama 2019 s.d 2021 ini melalui evkin berjenjang dengan nilai paling kecil B”, jelas Zukri Harmain.

Foto: Antusiasme TPP dalam mengikuti Rakor Kab. Pohuwato Selasa (21/9).

Tak lupa dalam arahannya menegaskan bahwa esensi dari Permendesa PDTT nomor 7 tahun 2021 adalah keinginan kuat Gus Mentri untuk mengentaskan kemiskinan desa sampai keakar-akarnya agar tahun 2030 tercapailah SDG’s desa tanpa kemiskinan.

Sependapat dengan korprov, Bakran Kolosoi dalam materi sosialisasi permendesa nomor 7 tahun 2020 dihadapan peserta rakor menguraikan bahwa alat atau metode dalam prioritas kegiatan tahun 2022 wajib memakai rekomendasi data sistem informasi desa (SID) terdiri dari hasil data SDG’s, IDM, BNBA, data profil desa dan eHDW untuk perencanaan kita.

“Mendatang, TAPM di kabupaten bakal terdistribusi membawahi langsung wilayah kecamatan, 1 TAPM akan koordinir 2 sampai 3 kecamatan dikabupaten ada saya selaku komandonya” ujar Bakran Kolosoi sang korkab dalam pembukaan materinya.

Baca Juga |  Tonsawang Satu Minahasa Tenggara Tetapkan Data SDGs Desa 2022, Pertama di Kecamatan Tombatu

“Dalam memprioritaskan kegiatan tahun 2022, hendaknya PD dan PLD memiliki daya antisipasi dan koordinasi, antisipasi terhadap kegiatan yang tidak sesuai dengan permendes nomor 7 dan antisipasi terkait tumpang tindih kegiatan wisata desa yang makin meramai. tugas PD – PLD adalah analisa lokasi, analisa kebutuhan jangan desa 1 bangun kolam pemandian desa sekitar ikutan juga”, tegas Bakran.

Penutup materinya Bakran Kolosoi menitipkan pesan dari Sekda Pohuwato, terkait upaya antisipasi pemdes dalam mitigasi bencana. Sekda berharap kepala desa siap siaga mengantisipasi musim penghujan sekarang ini, upaya kesiapsiagaan desa meliputi pengadaan sensor kecil untuk pembersihan dahan pohon yang berbahaya, mesin alkon untuk penyedotan air, senter, tenda, genset dan peralatan dapur bila mana desa membuka posko relawan desa. “Dalam prioritas kegiatan tahun 2022, mitigasi bencana patut jadi perhatian bersama, bahkan bisa membentuk satgas bencana level desa” sambung Bakran.

Akhir dari agenda rakor, Nelsih Yana. SE dalam paparan materi evaluasi progres perencanaan desa. Menilai bahwa persentase pelaksanaan Musdes RKPDes tahun 2022 perlu ditingkatkan “Progres Musdes kita perlu percepatan, perlu proaktif PD-PLD untuk bicara dengan Kepala Desa dan Ketua BPD agar sesegera mungkin melaksanakan Musdesnya diakhir bulan september ini,  itu target kita kawan-kawan”, kata Chici’ panggilan akrabnya. (ND)

Berita ini 125 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Desa

Perkuat Pembinaan Ilmu Agama, BKPRMI Tompobulu Wacanakan Munaqis Santri Dan Santriwati

Kabar Desa

Dongkrak Ekonomi Warga, Pemdes Kedondong Gelar PKTD

Kabar Desa

Tips Pencegahan Bullying, Rumah PPAI Berikan Pemahaman

Kabar Desa

Usai Lebaran, BUMDes Dapat Tingkatkan Modal Lewat Investasi

Kabar Desa

Posyandu Lansia Dusun Branjang Desa Sidokerto, Tingkatkan Peran Serta Lansia

Kabar Desa

Desa Darsono, Rerata Panen Padi Organik 6 Ton Per-Hektar

Kabar Desa

Pemdes Pattiroang Realisasikan Jalan Tani Ma’lete

Kabar Desa

Dibangun Tahun 2023, TPT Desa Teba jawa Jebol Diterjang Banjir Bandang