Home / Kabar Daerah

Rabu, 15 September 2021 - 11:51 WIB

Sambang Go Pariwisata Baru di Kulon Progo

Aris Nurkholis - Penulis

Diskusi Terarah atau FGD Pengembangan Desa Wisata di Kalurahan Ngargosari Kapanewon Samigaluh (12/9/21)

Diskusi Terarah atau FGD Pengembangan Desa Wisata di Kalurahan Ngargosari Kapanewon Samigaluh (12/9/21)

TV Desa – Kulon Progo: Kabupaten Kulon Progo mempunyai jargon baru dalam pengembangan pariwisata Daerah. Jargon tersebut adalah “SAMBANG GO”. Kata “SAMBANG” memiliki makna menyambangi atau mengunjungi, sedangkan kata “GO” bisa dimaknai Kulon Progo. Akan tetapi kata “GO” juga bisa diartikan tiga Go (G) yaitu Gisik, Gunung dan Gawe. Hal tersebut disampaikan Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo saat memberikan arahan dan membuka kegiatan Diskusi Kelompok Terarah atau Focused Group Discussion tentang Kajian Pemanfaatan Teknologi Digital Guna Mempromosikan Potensi Desa Wisata di Balai Kalurahan Ngargosari Kapanewon Samigaluh (12/9/21).

Lebih lanjut Sutedjo menjelaskan tentang makna tiga kata “Go” yaitu Gisik, Gunung, dan Gawe. Tiga kata tersebut dapat diterjemahkan sebagai pembangunan kepariwisataan dan pengembangan ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Kulon Progo. Kata Gisik artinya pantai, sebagaimana diketahui wilayah Kulon Progo terdapat potensi pariwisata pantai yang tidak kalah indahnya dengan pantai-pantai lainnya. Sementara kata Gunung atau pegunungan adalah potensi wisata utama di Kulon Progo yaitu kawasan pergunungan menorah yang merupakan wilayah penyangga utama kawasan pariwisata strategis Borobudur. Sedangkan kata “Gawe” adalah berkaitan dengan kreatifitas, karya-karya kreatif masyarakat dibidang ekonomi dan lainnya juga menjadi potensi yang juga penting dikembangan di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

Baca Juga |  Puskesmas Nanggulan Gelar Pembinaan Desa Siaga Aktif

Joko Mursito selaku Kepala Dinas Pariwisata Kab. Kulon Progo menyampaikan pesan bahwa dalam pengembangan pariwisata di Kalurahan atau Desa jangan meninggalkan kearifan lokal. “Tahun 2020 Wisata Puncak Widosari berhasil menorehkan prestasi bergengsi yaitu menjadi lima besar dalam sebuah lomba di tingkat Nasional. Bahkan di tahun yang sama wisata puncak widosari menjadi trending topic di dunia maya dengan inovasinya melakukan upacara peringatan HUT RI ke-75 dengan sangat unik yaitu dibentangkannya bendara berukuran besar sepanjang 75 meter dengan lebar 4,5 meter yang mengeliling puncak Widosari Kalurahan Ngargosari,” jelas Joko Mursito.

Baca Juga |  Anak Tertusuk Besi, Pj Bupati Muna Barat Beri Bantuan

Kabupaten Kulon Progo saat ini terdapat lima Kawasan Pariwisata Daerah yang terdiri dari Kawasan Pariwisata Soroloyo yang meliputi wilayah Kapanewon Samigaluh dan Kalibawang dengan unggulannya di wisata alam pegunungan. Selanjutnya Kawasan Pariwisata Sermo dengan unggulannya agrowisata, ketiga Kawasan Pariwisata Kiskendo dengan unggulan wisata budaya. Keempat Kawasan Pariwisata Pantai Selatan dengan unggulannya wisata pantai. Sedangkan terakhir Kawasan Pariwisata Bandara New Yogyakarta Air Port unggulannya adalah ekonomi kreatif. (Walji_PD Samigaluh)

Berita ini 155 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Iven Pacu Kuda Payakumbuh Lebaran Cup 2024 yang Digelar Gratis Saat Momen Idul Fithri*

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Pantau Posko Terpadu Lebaran di Lima Puluh Kota, Alat Berat Standby di Beberapa Titik

Kabar Daerah

HJK ke-183, Gubernur Mahyeldi Yakin Lima Puluh Kota Bisa Jadi Pusat Perekonomian di Utara Sumbar

Kabar Daerah

Kepala BNPB Imbau Masyarakat Tetap Waspada saat Arus Balik Lebaran 2024

Kabar Daerah

Kawasan Aia Angek Aman Dilalui Setelah Sedimen Tuntas Dibersihkan*

Kabar Daerah

Shalat Id Bersama Warga, Gubernur & Wagub Sumbar, Ucapkan Selamat Lebaran

Kabar Daerah

Gubernur, Kapolda, dan Forkopimda Sumbar Pantau Pos Pengamanan Idul Fithri

Kabar Daerah

Open House Gubernur Sumbar Terbuka untuk Umum, Masyarakat Silahkan Datang*