Home / Profil

Kamis, 30 September 2021 - 00:36 WIB

SayHey, Bukan Sekadar Tempat Nongkrong Kawula Muda Bergas

Asrodin - Penulis

TV Desa – Semarang : Sempat sepi dan  tutup sementara karena pandemi covid-19, sebuah kafe di Kelurahan Bergas Lor Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang kini ramai kembali.

Oleh pemilik, Kafe yang dinamai SayHey mencoba peruntungannya untuk buka kembali, dan ternyata mendapat respon positif dari pengunjung yang mendambakan tempat nongkrong dan harga merakyat.

Sebuah kafe dengan pesan-pesan positif yang tertempel di dinding. ‘Attitude is Everything’, ‘Life is Easy, its just not Easy’, ‘Menjadi muda yang tak berarti, hanya akan menjadi tua yang rentan depresi’ dan kata-kata bijak lainnya, mengingatkan pengunjung yang datang untuk selalu bersikap positif dan menjadi pribadi penuh arti.

Baca Juga |  Jaring Aspirasi, Kegiatan Blora Menyapa Akan Rutin Digelar Dari Desa ke Desa

Menurut ulin, pemilik kafe SayHey, pengunjung yang datang betah berlama-lama. Selain suguhan menu yang beragam, kafe juga dilengkapi dengan Perpustakaan kecil dan jaringan wifi.

Kafe yang terletak di jalur wisata Bergas – Bandungan Kab. Semarang ini menyuguhkan menu utama Kopi beserta turunannya. Ada juga, Snack dan Food yang akrab ditelinga kaum muda, seperti Chicken rice bowl, spageti bolognese.

Perpustakaan mini, membuat pengunjung betah berlama-lama di kafe

Kafe yang berdiri sejak pertengahan 2020 ini awalnya sempat ramai, namun karena berada di zona merah, sempat berhenti total.

Pada akhir bulan Agustus 2021, seiring dengan penurunan level dari 4 ke 3, dan dari 3 ke 2 berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). Pemerintah setempat melonggarkan aturan dan mengijinkan kegiatan perekonomian dibuka kembali dengan persyaratan tertentu.

Baca Juga |  Cerita Mas Duki, Perangkat Desa Penjual Goro-goro 16 Juta

Merespon kelonggaran level, pemilik kafe membuka kembali kegiatan usahanya. Kini, setiap malam, kafe selalu ramai dikunjungi kawula muda yang sudah rindu untuk bercengkerama dengan sesama.

Pengunjung kafe, Tya, memanfaatkan kafe untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan kantor sambil nongkrong bersama teman-temannya. “Pekerjaan kantor lebih cepat diselesaikan disini, selain suasana yang berbeda, kita juga bisa pesan minuman dan snack” ungkapnya penuh bahagia.

Sependapat dengan Tya, Arda menjadikan kafe sebagai tempat untuk sejenak melupakan penatnya pekerjaan kantor. “Lebih fresh” komentarnya singkat saat dimintai pendapat tentang kafe SayHey.

Berita ini 208 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Profil

PMII Rayon Syariah Purwokerto Inisiasi Pesantren Konstitusi Sebagai Upaya Mengembalikan Jati Diri Indonesia Sebagai Negara Hukum

Profil

Desa Loa Duri Ulu, Sudah Miliki Tim Media Sendiri

Profil

Inayati Pejuang Literasi, Pulang Ke Desa Demi Membangun Budaya Baca

Profil

Bangun Kantor Baru, Desa Gunggungan Lor Tingkatkan Layanan

Profil

Wae Rebo, Desa Tercantik Dunia 2024 Versi Spectator Index

Profil

Digitalisasi Desa Wisata, Tumbuhkan Pariwisata Lampung

Profil

BUMDes Lumbung Argo Tirto, Desa Gunungronggo Target Bukukan Laba Positif 2024

Profil

Menilik TBM Al-Huda, Seberkas Cahaya Di Ujung Utara Purbalingga