Home / Kabar Desa

Minggu, 26 September 2021 - 22:28 WIB

Sinergisitas Pemerintahan Nagari Memanfaatkan Dana Desa

025 Desi Marniwati - Penulis

TV Desa – Pasaman Barat : Pengawasan pelaksanaan kegiatan pembangunan di desa/ Nagari, dengan turun basamo, penting dilakukan guna membangun sinergitas antara pemerintahan, stekholder dan masyarakat setempat. Hal tersebut diwujudkan Kepala Desa/ PJ. Wali Nagari Kapa bersama jajarannya dengan turun bersama memonitor langsung pembangunan di nagari Kapa.

“Saya berharap kepada masyarakat untuk bisa bekerja sama dan bersinergi serta siap mensukseskan kegiatan pembangunan, karna Pembangunan ini dilakukan dari dan untuk masyarakat,” tukas Edi Hartono, Kepala Desa/PJ. Wali Nagari Kapa.

Turut hadir dalam turun bersama ke lokasi pembangunan jalan usaha tani Malasiro dan Padang Laweh, Kamis (15/9/2021), Camat Luhak Nan Duo, didampingi oleh Kasi Ekbang Kecamatan, Kasi Kesra nagari, Babinsa, Babinkamtibmas, Pendamping Desa, BPD/ Bamus, Kepala RW/ Jorong, PPN, dan TPK.

Baca Juga |  Kecamatan Bontoramba Laksanakan Bimtek Rkpdes Berbasis Sdgs

Dalam kegiatan itu Edi Hartono menyampaikan, tentang pentingnya membangun harmonisasi dan keseragaman serta satu tujuan dalam pembangunan.

Ketua Bamus/BPD, Hendri Saputra menjelaskan, bajwa bamus akan memberikan dukungan kepada Pj. Wali Nagari Kapa, untuk perencanaan pembangunan dan pelaksanaan pembangunan yang sifat nya berpihak terhadap masyarakat.

Selanjutnya, Terkhusus untuk prioritas Dana Desa, akan di kawal oleh Bamus serta masyarakat nagari kapa.  Pengawalan dimulai dari penyusunan RKP, sampai pertanggung jawaban APB Nagari.

Pembangunan Jalan usaha tani ini adalah bentuk upaya pemerintahan Nagari Kapa mewujudkan Pencapaain SDGs Desa sesuai prioritas Menteri Desa Tahun 2021, terang Hendri Saputra.

Camat Luhak Nan Duo, Resta Amelda Putri berharap, “kegiatan ini berguna untuk mendukung dan mengawal serta mensukseskan pembangunan di Nagari Kapa”.

Baca Juga |  Pemantapan Dalam Perencanaan Konvergensi Pencegahan Stunting

Pendamping Desa, Desi Marniwati menjelaskan Pembangunan ini dilaksanakan secara pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Pekerja maasyarakat setempat dengan status rumah tangga miskin, penggangguran, ½ mengganggur.

Selanjutnya, Nurhayati Pendamping teknik Infrastruktur menambahkan sumber dana Jalan Usaha Tani Padang Laweh dari Alokasi Dana Nagari/ ADN, sebesar Rp. 153.138.330 dan Jalan usaha tani Malasiro menggunakan Dana Desa/DD sebesar Rp 83.749.930.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 27 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Desa

BLT DD di Desa Kiawa Satu Bantu Masyarakat Miskin Ekstrim Penuhi Kebutuhan Pokok

Kabar Desa

Ini, Cara Ibu-ibu PKK Desa Tewah Pupuh Tingkatkan Kepiawaian Mengolah Hasil Perikanan Lokal

Kabar Desa

7 Mahasiswa Unimor Berbakti di Desa Oetulu, Gebyar Program Desa Mandiri

Kabar Desa

Ziarah Makam Para Kepala Desa Warnai Hari Jadi Desa Ciparigi ke-224

Kabar Desa

Babinsa Dampingi Petani Kembangkan Sorgum di Subak Gede, Seririt

Kabar Desa

Dorong Perekonomian Petani, Desa Pasar Ipuh Bagikan Alsintan dan Hewan Ternak

Kabar Desa

Penetapan Batas Desa di Kecamatan Sebangki: Upaya Ciptakan Keteraturan dan Kepastian Hukum

Kabar Desa

Gotong Royong Semarakkan Masjid Jami’ur Rahman Desa Pangkalan Sulampi