Home / Opini

Rabu, 6 Oktober 2021 - 08:43 WIB

Akhirnya Pembelajaran Tatap Muka di Mulai

Andi Rahim - Penulis

pERTEMUAN oRANG TUA SISWA DALAM MENYEPAKATI PEMBELAJARAN tATAP MUKA

pERTEMUAN oRANG TUA SISWA DALAM MENYEPAKATI PEMBELAJARAN tATAP MUKA

Andi Rahim – Karawang : Setelah berbulan-bulan anak-anak PAUD belajar daring di karenakan adanya pandemi Covid-19 yang tidak mengharuskan untuk belajar dengan tatap muka akhirnya dibolehkan kembali untuk Pembelajaran Tatap Muka walaupun masih ada pembatasan dalam pembelajaran dimana siswa yang hadir dibatasi hanya 50% dari jumlah siswa dan tetap menjalankan protokol kesehatan yang terdiri dari memakai masker, cuci tangan sebelum belajar, menjaga jarak.

Dalam hal pembelajaran hampir semua siswa menyukai pembelajaaran tatap muka langsung dibandingkan denganpembelajaran darimg yang selama dilaksanakan karena PPKM, PTM ini mulai dilaksanakan pada hari senin (13/09/2021) hingga saat ini. Oleh karena itu pengelola PAUD selalu menghimbau agar tetap menjaga komitmen yaitu selalu tetap mentaati protokol kesehatan agar pembelajaran tatap muka ini akan terus berlangsung sampai akhirnya kembali seperti sedia kala, Semua siswa agar dapat berkumpul setiap harinya untuk mengikuti PTM.

Baca Juga |  Metamorfosis UPK Eks PNPM-MP ke BUMDesMA
Pembelajaran di kelas

Oleh karena itu kita harus menyadari bahwa Anak Usia Dini merupakan tunas bangsa yang harus kita bina dan di atahkan dalam pemembentuk karaktek anak sehingga dimasa yang akan datang anak PAUD ini bisa  bermafaat untuk orangtua, bangsa dan agamanya.

kami mengharapkan dan pembentukan karaktek ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pendidik namun partisipasi orangtua dan juga masyarakat diperlukan agar bersinergi dan mengembangkan karakter anak bangsa, Selama ini dari pihak pemerintah desa banyak membantu dalam keberlangsungan Pendidikan didesa dengan memberikan kelengkapan belajar untuk anak.

Baca Juga |  Pendamping Desa, Perantau atau Anak Kampung ?
Kegiatan Menguatkan motorik Kasar Paud dapat bersinergi dengan pemerintah Desa dalam pecegahan stunting  yang tercantum Dalam Konvergensi Stunting

Maka dari itu pembelajaran PAUD di mulai pada usia Pra sekolah yaitu 4-6 tahun yang  diharuskan untuk setiap anak yang akan memasuki sekolah SD. Dalam pembelajaran PAUD hanya untuk pengenalan Huruf dan angka serta Jenis buah-buahan juga hewan dan banyak lagi kegiatan bermain lainnya dengan motto :

“BELAJAR SAMBIL BERMAIN”

Berita ini 260 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

Jelang Idul Fitri, Pemdes Babakan Loa Realisasikan Program Ketahanan Pangan

Kabar Daerah

Romo Eman Berkati Para Pemeran Tablo, Jalan Salib Dari Sekar St.Yohanes Pemandi Naesleu

Opini

Setelah Kongres Desa, RUU Desa Disahkan Menjadi UU

Opini

Pegiat Desa Ini Desak Jokowi Evaluasi Kebijakan Kemendes PDTT
Visual Aparatur Desa

Opini

7 Langkah Membuat Pengalaman Belajar Online yang Menarik bagi Aparatur Desa melalui LMS

Opini

Praktek Serangan Fajar dan Jual Beli Suara Merusak Demokrasi di Kabupaten Bone Bolango.

Opini

Sosialisasi Empat Pilar Masyarakat Minta DPD-RI Bisa Bersuara Untuk Daerah

Opini

Peran Kepala Suku Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat Di Distrik Moskona Utara Kabupaten Teluk Bintuni