Home / Kabar Desa

Selasa, 4 Juni 2024 - 06:57 WIB

Sosialisasikan Bahaya Narkoba Bagi Anak, Pemdes JerukPurut Kolaborasi Sama BNN

Adi noto - Penulis

 

Tv desa news_Pasuruan, Peran Orang tua untuk anak sangat penting dan efektif dari hal yang paling kecil. Seperti Penyalahgunaan narkoba yang bisa ditangkal sedini mungkin lewat perhatian orang tua terhadap anak.

Pemaparan ini disampaikan oleh Indah Sutantri, Penyuluh Narkoba BNN Kabupaten Pasuruan pada acara Sosialisasi Bahaya Narkoba di Desa Jerukpurut, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (3/6/2024).

“Antisipasi bisa dengan kepedulian dan perhatian orang tua. Contoh kecil saat berangkat sekolah. Sempatkan cium tangan. Kalau perlu berpelukan,” ujarnya.

Perhatian dan kepedulian, sambungnya, akan membuat kedekatan orang tua-anak makin erat. Anak jadi terbiasa bercerita secara nyaman dengan orang tua. Orang tua pun akan lebih gampang melakukan pengawasan.

Selain itu, tanpa disadari gaya hidup sejak dini juga bisa membuat anak berpotensi menyalahgunakan narkoba di masa mendatang.

Baca Juga |  Desa Adat Buleleng Bagikan Notebook dan Printer 14 Banjar Adat

Menurut perempuan berjilbab ini, faktor gaya hidup erat kaitannya dengan uang saku. Ia meminta orang tua untuk memberikan uang saku secukupnya.

Uang saku yang berlebihan akan mendorong anak lebih konsumtif. Gaya hidup ini dikhawatirkan akan terbawa sampai dewasa.

“Karena awalnya pengguna narkoba itu adalah penasaran, coba-coba. Rasa penasaran ditambah dengan dukungan uang saku melimpah, membuat anak makin besar menyalahgunakan narkoba,” paparnya.

Namun, bila terlanjur menjadi pengguna narkoba, ia meminta orang tua tidak mengucilkan dan menyembunyikan anak. Orang tua diharapkan melapor ke BNN untuk proses penyembuhan dan rehabilitasi.

“Jangan malah disembunyikan. Mari terbuka dengan kami. Mari diselamatkan. Karena narkoba ini menyerang otak. Dikhawatirkan tanpa penanganan yang tepat, pengguna narkoba bisa mengalami gangguan jiwa,” bebernya.

Penjelasan Indah ini diamini oleh Kades Jerukpurut, Slamet. Menurutnya menyadarkan masyarakat akan bahaya narkoba tak bisa hanya dilakukan satu pihak. Paling tepat, lanjutnya, adalah kolaborasi dari berbagai pihak.

Baca Juga |  Menengok Tradisi Ruwahan Masyarakat Desa Brangol Dalam Menyambut Bulan Ramadhan

“Menyadarkan masyarakat itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Harus berkolaborasi dengan berbagai pihak. Termasuk juga Guru, orang tua, pemerintah, dan lainnya,” ujarnya.

Ia tak menampik fakta bahwa hampir di tiap desa pasti ada pengguna narkoba. Jerukpurut contohnya. Hampir tiap tahun pihaknya menggelar sosialisasi bahaya narkoba. Namun, kenyataannya masih saja ada yang tertangkap polisi gegara narkoba.

“Hampir di tiap desa pasti ada penyalahgunaan narkoba. Padahal sosialisasi juga tak ada henti-hentinya. Maka itu saya mengajak untuk mendengarkan sekaligus menyerap ilmunya dari narasumber. Tolong nanti dipraktikan dan dikembangkan di masyarakat,” pungkas Slamet.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 13 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Desa Likwatang Gelar Turnamen Sepak Bola U-23 “Likwatang CUP”

Kabar Desa

Fun-fly Paralayang Dalam Rangka Ulang Tahun Desa Lomuli Hadirkan Atlet Rumania

Kabar Desa

Jalan Desa Tugusari Diperbaiki, Warga Gembira, Ekonomi Lancar!

Kabar Desa

Betung Genjot Kesejahteraan: Dana Desa Optimal Lewat Pendampingan

Kabar Desa

Jembatan Merah Putih Pembuka Isolasi Dusun Karangsari

Kabar Desa

Air Hujan Jadi Andalan Warga Muara Pantuan dengan Gama Rain Filter

Kabar Desa

KKNT IPB: Mengubah Resin Jadi Pundi-pundi Ekonomi Desa Tugubandung

Kabar Desa

Cisaat Masuk 50 Besar ADWI 2024, Siap Menjadi Desa Wisata Edukasi Berkelas Dunia