Home / Kabar Daerah

Kamis, 20 Juni 2024 - 21:58 WIB

Sumbar Perlu Strategi Baru Lawan Stunting yang Lebih Tepat Sasaran

Wawan Hermawan - Penulis

TVDesa – Padang : Sebagai salah satu program prioritas, penanganan stunting untuk wilayah Propinsi Sumbar memerlukan pembaharuan strategi yang lebih tepat sasaran, dan diharapkan dapat dikerjakan secara lebih spesifik by name by address, by case by intervention.

“Oleh sebab itu, perlu kita dorong dilahirkannya suatu program kegiatan yang strategis serta sinkron antar-OPD serta sektor terkait lain. Serta antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, sampai ke tingkat nagari,” terang Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), usai membuka Rapat Evaluasi Tim Pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Sumbar di Rocky Plaza Hotel, Kamis (20/06/2024).

Survei SSGI prevalensi stunting Tahun 2021, disebut Mahyeldi, menempatkan Sumbar pada angka 23,3 persen, kemudian pada tahun 2022 tercatat 25,2 persen atau meningkat 1,9 persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan di tahun 2023 lalu, telah terjadi penurunan ke angka 23,6 persen, dan tercatat di bawah angka rata-rata nasional.

Baca Juga |  Semarak Lomba Agustusan Warga Minang di Kota Ternate

“Ke depan, saya berharap melalui pertemuan hari ini, kita akan mendapatkan panduan dalam memperbaiki program-program yang ada dan menciptakan strategi-strategi baru agar lebih tepat sasaran dalam menurunkan angka stunting,” harap Mahyeldi.

Kerja keras, kerja sama, dan komitmen semua pihak, diyakini Mahyeldi akan mampu mencapai target penurunan prevalensi stunting yang telah ditetapkan untuk tahun 2024, yakni sebesar 14 persen.

“Masalah stunting adalah masalah keluarga. Kita harus menghadirkan keluarga yang sejahtera. Masa depan anak-anak bergantung pada upaya kita hari ini,” tegas Mahyeldi.

Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan, terutama kepada tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas, serta seluruh tenaga pendamping yang telah menjadi garda terdepan dalam menurunkan angka stunting di Sumbar.

“Kita tidak hanya fokus pada kasus stunting, tetapi juga pada pencegahan stunting. Sehingga, pada hari ini semua tim TPPS hadir bersama-sama,” ujar dr. Lila Yanuar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar.

Baca Juga |  Pemerintah Desa Butuh SDM Produktif dan Profesional

Rapat evaluasi yang diharapkan Lila Yanuar, akan bermuara pada output penurunan angka stunting di Sumbar tersebut, dilakukan dalam rangka melihat perkembangan intervensi yang telah dilaksanakan, berdasarkan Perpres Nomor 72 tahun 2021 tentang komitmen kepala daerah pada lima pilar dan juga tindakan aksi dari satgas stunting yang diwujudkan dalam 8 Rencana Aksi Penanganan Stunting, di antaranya adalah terlaksananya rembuk stunting termasuk kontribusi dana nagari/desa.

Tampak Ketua TPPS Provinsi Sumbar, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar, Kepala OPD Provinsi Sumbar, Kepala Inspektorat Provinsi Sumbar, Rektor Universitas Andalas, Direktur Poltekkes Kemenkes RI Padang, Kepala Dinas Kesehatan Kab/Kota se Sumbar, dan Direktur RS se-Sumbar, serta Ketua Organisasi Profesi yang menghadiri rapat evaluasi tersebut.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 14 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Desa Badak Mekar Ditetapkan sebagai Sumber Benih Aren Andalan Kaltim!

Kabar Daerah

13 Desa di Nias Utara Jadi Pelopor Perlindungan Jaminan Sosial Perangkat Desa

Kabar Daerah

Perkuat Ukhuwah dan Pencerahan Melalui Safari Dakwah Aswaja di Desa Talumopatu

Kabar Daerah

Mahyeldi : Sumbar Masih Kekurangan Dokter

Kabar Daerah

Botram Hadir di Desa Ciantra: Layanan Publik Makin Dekat dan Intens

Kabar Daerah

Satu Dasawarsa UU Desa, Kades Situbondo Rayakan Perpanjangan Masa Jabatan dengan Syukuran

Kabar Daerah

41 Sekdes di Garut Terima NIPD, Bukti Pengakuan Peran Perangkat Desa

Kabar Daerah

Banyuwangi Ethno Carnival 2024: Memukau dengan Keindahan Desa dan Budaya