Home / Kabar Daerah

Jumat, 17 September 2021 - 18:03 WIB

Tenaga Ahli P3MD Tanggamus Monitoring Realisasi APBDes 2021

Syahruddin - Penulis

TV Desa – Tanggamus : Tenaga Ahli (TA) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD)  Tanggamus Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan APBDes 2021 ke beberapa Kecamatan salah satunya Kecamatan Limau Jumat (17/09/2021).

Foto : Kegiatan Tanggal 16/09/2021 di Kec. Kelumbaian

Monitoring yang di pimpin Koordinator Kabupaten (Singgih BK, S.T) didampingi oleh TA Perencanaan Partisipatif (PP) Agustiawan Faridan, S.P, TA Pengembangan Ekonomi Desa (PED) Bindarsyah, SE., MM, TA Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Iman Firdaus, S.IP dan TA Pelayanan Sosial Dasar (PSD) Alfairi Azhar, S.H.

Kegiatan dimaksud bertujuan untuk memonitor Pelaksanaan APBDes tahun 2021 sekaligus pembinaan kepada Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD).

Foto : Kegiatan Mentoring PD dan PLD

“Sesuai dengan Keputusan Mentri Desa PDTT RI Nomor 40 Tahun 2021 tentang Juknis Pendampingan Masyarakat Desa disebutkan salah satu tugas TA adalah memonitor kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan Pembangunan Desa, kerja sama antar Desa, dan kerja sama
Desa dengan Pihak Ketiga di daerah kabupaten dan mentoring PD dan PLD”. Ujar Singgih

Baca Juga |  Desa Brangol Kejar Target Rampungkan Drainase Untuk Menghadapi Curah Hujan Tinggi
Foto : Monitoring di Kec. Limau

Sebagaimana diketahui, pemulihan dan penguatan ekonomi melalui BUMDes merupakan arah kebijakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT RI) dalam pemanfaatan Dana Desa tahun 2021.

“Arah kebijakan penggunaan Dana Desa tahun 2021 berdasarkan Peraturan Menteri Desa PDTT RI Nomor 13 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2021 salah satunya pemulihan ekonomi desa terkait dengan pembentukan, pengembangan dan revitalisasi BUMDes dan BUMDes Bersama.” terang TA PED, Bindarsyah.

Foto : Monitoring di Pekon Antar Brak Kec. Limau

TA-PMD (Iman Firdaus, S.IP) mengingat kan, untuk menghindari penyalahgunaan Dana Desa, pemerintah Pekon harus tertib administrasi dan mempedomani RKPDes dalam merealisasikan Dana Desa.

“Sekecil apapun pengeluaran kegiatan yang bersumber dari DD dan ADP (Alokasi Dana Pekon) itu harus tercatat dalam Buku Kas Umum (BKU) baik BKU manual maupun dari Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang di dukung dengan nota belanja dan dokumentasi”. Jelas nya

Baca Juga |  Pemerintah Kabupaten Banyuasin Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2023

Sementara itu Ketua APDESI Limau (Ansor) mewakili Kepala Pekon se Kecamatan Limau sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TA-P3MD Tanggamus atas supervisi ini.

Foto : Mengunjungi salah satu tempat wisata di Pekon Tegineneng Kec. Limau yang di kelola menggunakan DD

“Dengan ada nya kunjungan ini kami sangat terbantu dalam mengelola dana desa, khususnya dalam menyusun perencanaan dan pelaksaan pembangunan desa”. Ujar Ketua APDESI

Mudah mudahan fasilitasi dan kunjungan seperti ini terus berlanjut, Dan tentu saja dukungan dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten serta pihak lainnya, sangat penting, agar pengelolaan dana desa di kecamatan limau makin berkualitas. Harap nya

Berita ini 162 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Solusi untuk Berbagai Persoalan Umat, Gubernur Mahyeldi Imbau Pembayaran Zakat dan Infak Disegerakan*

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Ajak Seluruh Pihak Menciptakan Suasana Lebaran yang Berkesan di Sumbar*

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Berbincang Intensif dengan CEO Al Khair Investment terkait Rencana Investasi Real Estate di Sumbar*

Kabar Daerah

SDN 12 Betung Berikan Bantuan Dalam Giat Pesantren Ramadhan.

Kabar Daerah

Kapolres Kudus Didampingi Forkopimda Kudus Memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2024

Kabar Daerah

Usulan Gubernur Sumbar Disambut Positif Keluarga Besar Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi*

Kabar Daerah

Serunya Penutupan Pelatihan Mobile Training Unit Kejuruan Menjahit Pakaian dengan Mesin Di Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang

Kabar Daerah

Program Ashar Keliling Pemkab Purbalingga, Kucurkan DAK Rp 500 Juta