Home / Kabar Daerah

Jumat, 1 Oktober 2021 - 11:58 WIB

Siaga Bencana ala Suak Ribee, Nihilkan Korban Jiwa

Olivia Maharani - Penulis

TV Desa – ACEH : Hujan yang disertai angin kencang, selalu membuat warga Suak Ribee, salah satu gampong di Kecamatan Johan Pahlawan dan terletak berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. waspada.

Hal tersebut dibuktikan, Jumat (1/10), saat hujan yang disertai angin kencang memporak-porandakan beberapa rumah di gampong yang memiliki catatan sebagai kawasan rawan gempa dan salah satu lokasi terdampak tsunami 2004 yang paling parah, tidak sampai manjatuhkan korban jiwa sama sekali.

Berdasarkan hasil kaji cepat sementara oleh Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, bencana tersebut menyebabkan tiga rumah warga dan satu unit sekolah dasar di Gampong Suak Ribe, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, rusak di bagian atap. Peristiwa tersebut juga berdampak kepada 11 jiwa dari 3 KK. Sementara tidak ada korban jiwa meninggal dunia atas kejadian tersebut.

Baca Juga |  Ribuan Peserta Sepeda Sehat, Meriahkan Peringatan Hari Bela Negara ke-75 di Sumbar

Saat berita ini diturunkan, warga yang tertimpa musibah tampak bahu-membahu mulai memperbaiki dan membersihkan puing-puing bangunan.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi prakiraan cuaca yang menyebut bahwa hujan lebat yang dapat disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Provinsi Aceh hingga Sabtu (2/10). BMKG juga menetapakan Provinsi Aceh dalam status ‘Waspada’ untuk potensi dan dampak banjir bandang yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.

Baca Juga |  Tinjau 91 Command Center, Kapolri Dan Panglima TNI Pastikan Kesiapan Personel Jelang KTT ASEAN 

Menanggapi adanya informasi dari BMKG tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Provinsi Aceh meneruskan informasi Peringatan Dini potensi hujan tersebut kepada BPBD Kabupaten/Kota untuk diteruskan kepada pihak terkait di Kabupaten/Kota dan masyarakat. Melalui informasi tersebut diharapkan dapat dijadikan dasar untuk pengambilan kebijakan dan lebih meningkatkan kewaspadaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi dan ancaman bencana hydrometeorologi.

Khusus warga desa Suak Ribee, pengarahan mitigasi bencana dilakukan secara rutin bersamaan dengan pelatihan siaga bencana. Sehingga, meski warga telah beraktivitas normal, namun mereka tetap bersiaga terhadap bencana serupa yang mungkin saja kembali terjadi.

Berita ini 23 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Minta Seluruh Pihak Bersinergi dan Merespons Cepat Kejadian Bencana Lahar Dingin di Agam dan Tanah Datar*

Kabar Daerah

*Gubernur Mahyeldi Ingatkan Pedagang dan Pembeli Cermati Tanggal Kadaluwarsa Produk Makanan dan Parsel Lebaran*

Kabar Daerah

Ulangi Kesuksesan Tahun Lalu, Gubernur Mahyeldi dan Kapolda Suharyono Resmikan Pemberlakuan Sistem One Way Padang-Bukittinggi untuk Urai Kemacetan Lebaran*

Kabar Daerah

Solusi untuk Berbagai Persoalan Umat, Gubernur Mahyeldi Imbau Pembayaran Zakat dan Infak Disegerakan*

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Ajak Seluruh Pihak Menciptakan Suasana Lebaran yang Berkesan di Sumbar*

Kabar Daerah

Gubernur Mahyeldi Berbincang Intensif dengan CEO Al Khair Investment terkait Rencana Investasi Real Estate di Sumbar*

Kabar Daerah

SDN 12 Betung Berikan Bantuan Dalam Giat Pesantren Ramadhan.

Kabar Daerah

Kapolres Kudus Didampingi Forkopimda Kudus Memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2024