Home / Kabar Daerah

Minggu, 9 Juni 2024 - 10:55 WIB

TPPS Kulon Progo Kembali Pantau Pelaksanaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

Aris Nurkholis - Penulis

Photo Bersama TPPS Kulon Progo degan Kader Posynadu  pada Saat Melakukan Monitoring Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Gandri, Jum'at (7/6/24)

Photo Bersama TPPS Kulon Progo degan Kader Posynadu pada Saat Melakukan Monitoring Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Gandri, Jum'at (7/6/24)

TVDesa – Kulon Progo : Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kulon Progo kembali memantau  pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting tahun 2024 di empat posyandu di Kabupaten Kulon Progo. Monitoring kali ini dilakukan di empat posyandu di Kapanewon Temon yaitu Posyandu Ananda dan Posyandu Dahlia di Kalurahan Karangwuluh, Posyandu Sirsat di Kalurahan Glagah, dan Posyandu Gandri di Kalurahan Temon Wetan, pada hari Jum’at 7 Juni 2024.

Dipimpin langsung oleh Rahmawati Juwita, SKM. dari Bidang Keluarga Berencana, Dinas PMD Dalduk dan KB Kulon Progo serta melibatkan dari tenaga ahli P3MD Kulon Progo, rombongan tim memonitoring langsung pelaksanaan pengukuran dan penimbangan berat badan sasaran serta intervensi serentak pencegahan stunting di posyandu. Selain itu Tim juga menyaksikan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada sasaran balita dan ibu hamil.

Pengukuran pada balita meliputi pengukuran panjang/tinggi balita, pengukuran lingkar kepala dan lingkar lengan atas. Sedangkan untuk ibu hamil dilakukan pengukuran lingkar lengan atas dan berat badan. Adapun di empat posyandu yang dikunjungi tidak ada sasaran calon pengantin wanitanya.

Baca Juga |  BUM Desa di Kulon Progo Harus Keluar Comfort Zone

Berdasarkan pemantauan di lapangan diperoleh informasi yaitu jumlah balita di posyandu ananda dan posyandu dahlia Kalurahan Karangwuluh sebanyak 11 anak dan 14 anak, posyandu sirsat Kalurahan Glagah sebanyak 14 anak, dan di posyandu Gandri Kalurahan Temon Wetan sebanyak 19 anak. Adapun jumlah sasaran ibu hamil hanya ada di posyandu ananda Kalurahan Karangwuluh yaitu sebanyak 4 orang, sedangkan di posyandu dahlia, posyandu sirsat, dan posyandu gandri tidak terdapat sasaran ibu hamilnya.

Selain menyaksikan secara langsung proses pengukuran dan penimbangan sasaran di posyandu, Tim juga melakukan dialog dengan kader posyandu dan juga masyarakat. Dalam dialog tersebut Rahmawati Juwita menyampaikan bahwasanya kegiatan monitoring ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dalam rangka mensukseskan kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting sebagaimana yang menjadi amanat dari Pemerintah Pusat.

Baca Juga |  Tak Bisa Bersantai, Kades Terpilih di Kobar Wajib Susun RPJMDes Usai Dilantik

“Kami TPPS Kulon Progo berharap seluruh sasaran mulai dari ibu hamil, balita dan calon pengantin dapat hadir atau datang di posyandu untuk mendapatkan layanan pengukuran dan penimbangan serta intervensi lainnya guna mendeteksi lebih dini terkait dengan permasalahan-permasalahan gizi yang terjadi di masyarakat,” ujar Rahmawati Juwita yang akrab dipanggil dengan sebutan nama Mba Juwita/Ita.

Diketahui bersama bahwa kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting ini dilakukan secara serentak di Indonesia termasuk di Kabupaten Kulon Progo. Target cakupan sasaran hadir atau datang ke posyandu dan mendapatkan layanan intervensi diharapkan bisa mencapai 100 persen sasaran. Sehingga dapat diketahui secara pasti dan real kondisi permasalahan gizi yang terjadi di tengah masyarakat khususnya di Kabupaten Kulon Progo.

Follow WhatsApp Channel tvdesanews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 22 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kabar Daerah

Desa Likwatang Gelar Turnamen Sepak Bola U-23 “Likwatang CUP”

Kabar Daerah

Presiden Dan Ibu Iriana Hadiri Peringatan Hari Kebaya Nasional

Kabar Daerah

Tumbang Mangkutup Wakili Kapuas Berlaga di Lomba Desa Tingkat Provinsi

Kabar Daerah

Kudus Kembangkan Desa Antikorupsi, Cegah Penyelewengan Dana Desa

Kabar Daerah

Presiden Dan Ibu Iriana Tinjau Pemberian Vaksin Polio Di Jayapura

Kabar Daerah

33 Kepala Desa di Sabu Raijua Emban Masa Jabatan 8 Tahun

Kabar Daerah

Perangi Stunting, TP-PKK dan DWP Buton Bersinergi di Desa Sampuabalo

Kabar Daerah

Tingkatkan Kapasitas, Aparatur Desa dan BPD Aru Tengah Siap Kembangkan Desa