Home / Siaran Pers

Rabu, 21 September 2022 - 19:57 WIB

Wabup Gumas Dorong Desa-Kelurahan Bentuk TPPS

@Admin 3 - Penulis

Wabup Gunung Mas Efrensia LP Umbing (tengah) saat memimpin lokakarya mini stunting Kecamatan Sepang di Kelurahan Sepang Simin, Selasa (20/9/2022). (Image Courtesy: ANTARA/HO-TPPS Gunung Mas)

Wabup Gunung Mas Efrensia LP Umbing (tengah) saat memimpin lokakarya mini stunting Kecamatan Sepang di Kelurahan Sepang Simin, Selasa (20/9/2022). (Image Courtesy: ANTARA/HO-TPPS Gunung Mas)

TVDesa – Gunung Mas : Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia LP Umbing mendorong pemerintah desa dan kelurahan di wilayah setempat agar segera membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat desa/kelurahan.

“TPPS tingkat kecamatan telah terbentuk di semua kecamatan yang ada di Gunung Mas. Namun untuk tingkat desa/kelurahan masih minim,” ucap Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia LP Umbing, saat lokakarya mini stunting Kecamatan Sepang, Selasa.

Efrensia yang merupakan Ketua Pelaksana TPPS Gunung Mas menyebut, dari 127 desa/kelurahan yang ada di wilayah setempat, baru 44 desa/kelurahan yang sudah membentuk dan mengeluarkan surat keputusan TPPS tingkat desa/kelurahan.

Oleh sebab itu, perempuan pertama yang menjadi Wakil Bupati Gunung Mas ini mendorong kepala desa dan lurah yang belum menetapkan TPPS tingkat desa/kelurahan, segera menetapkan dan mengeluarkan SK.

Keberadaan TPPS desa/kelurahan sangat penting dalam melakukan intervensi stunting, mengingat mereka berada di tengah-tengah masyarakat dan akan menjadi ujung tombak dalam menjalankan berbagai program.

Baca Juga |  Ternak Sapi Akan Jadi Andalan Desa Suka Bandung

“Keberadaan TPPS desa/kelurahan akan memudahkan koordinasi, sinergi, dan juga evaluasi berbagai program intervensi stunting, yang dijalankan di masing-masing desa/kelurahan,” paparnya.

Dalam membentuk TPPS desa/kelurahan, kades/lurah hendaknya melibatkan bidan, tenaga gizi, tenaga kesehatan lingkungan, penyuluh Keluarga Berencana (KB), dan/atau petugas lapangan KB, serta TP PKK.

Selain itu juga melibatkan Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan/atau Sub-PPKBD/ Kader Pembangunan Manusia (KPM), kader, dan/atau unsur masyarakat lainnya. Susunan tim disesuaikan dengan kebutuhan.

Secara khusus, dia meminta kades/lurah di wilayah Kecamatan Sepang agar segera membentuk TPPS desa/kelurahan, mengingat tim belum terbentuk di seluruh desa/kelurahan di wilayah kecamatan setempat.

Lebih lanjut, berdasarkan data yang ada di aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat (e-PPGBM) per Agustus 2022, status stunting di Kecamatan Sepang mengalami penurunan jika dibandingkan 2021 lalu.

Baca Juga |  Para Wali Nagari Curhat Soal Kondisi Danau Singkarak ke Gubernur Sumbar

Pada 2021 lalu, dari jumlah sasaran 662 balita ada 32 balita masuk kategori sangat pendek, 83 balita masuk kategori pendek, 430 balita masuk kategori normal, tiga balita masuk kategori tinggi, dengan angka stunting 20,99 persen.

Data Agustus 2022, dari jumlah sasaran 974 balita ada 782 balita yang sudah diukur. Dari 782 balita yang sudah diukur tadi, ada 24 balita masuk kategori sangat pendek, 88 balita masuk kategori pendek, 659 balita normal, dan 11 balita masuk kategori tinggi, dengan angka stunting 14,32 persen.

Artinya di Kecamatan Sepang dari tahun 2021 ke 2022 ada penurunan sebesar 6,66 persen. Walau menurun, seluruh pemangku kepentingan di kecamatan setempat hendaknya tidak berpuas diri, dan tetap bekerja keras dalam menangani stunting.

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Siaran Pers

Sistem Keuangan Desa di Kabupaten Bangka Gunakan Online

Siaran Pers

Kemendagri Minta Pemerintah Daerah Percepat Penegasan Batas Desa

Siaran Pers

Kementan tingkatkan pengetahuan iklim genjot produktivitas pertanian

Siaran Pers

Purwakarta Tak Punya Lagi Desa Tertinggal

Siaran Pers

Kerajinan Rotan Desa Seputih Jember yang Mendunia

Siaran Pers

Ramadan 2022, Bupati Wonosobo Gelar Tarawih Keliling di 25 Desa dengan Angka Kemiskinan Ekstrem

Siaran Pers

Press Release Polres Banyuasin Ungkap 4 Kasus dan 12 Pucuk Senpira Serahan Masyarakat

Siaran Pers

Lomba Desa Pangan Aman, Kelurahan Agrowisata Optimis Juara Nasional